Apa kabar duniiiaaaaaa???
Apa kabar minor thesis? Not bad, but not good enough, Lagi ngerjain bagian data finding, membolak-balik dan berusaha memahami peraturan pemerintah, yang isinya rentetan kata-kata yang keren banget tapi malah jadi muter-muter ga jelas... Lagi berusaha supaya punya sesuatu yang cukup bagus untuk disajikan ke supervisor in the next scheduled consultation, on April 24.
Apa kabar hutang piutang?
Udah dibayar. Walopun yang bersangkutan membayar dengan penuh emosi. Well, toh bagi saya episode dengannya sudah saya tutup dengan resmi. So much for being used...
Apa kabar facebook?
Sampah memang ya facebook itu, bener-bener membuat saya yang udah jagoan prokrastinasi semakin pinter mencari alasan untuk menunda mengerjakan hal-hal yang jauuuuh lebih penting daripada mengerjakan kuis-kuis ajaib. By the way, sekarang saya berada di posisi pertama GeoChallenge dibanding temen-temen sayaaa...
Apa kabar kuliah? Political Ecology lumayan. Dapet nilai 7.7 out of 10 buat presentasi kelompok, dan walopun saya sempet dengan hiperbolisnya mau meledak pas mau presentasi, feedback dari dosennya mengenai "presented in a very lively way, well-facilitated discussion" cukup membuat saya tersenyum ceria... Ga sia-sia lah walopun sempet bete sama salah seorang temen sekelompok yang orang Italia. Environmental Revolution? Duh, there is something about this subject, that all of us become sooo exhausted after finishing each session of the class. I have to admit that it's an interesting subject. Kemaren kami membahas Darwinism, which become quite interesting. I mean, saya udah sering denger tentang teori Darwin, bahkan merasa sudah "tahu" tentang teori ini, tapi dalam kenyataannya, baru kemaren saya membaca sendiri naskah "Origin of Species". Ternyata dalam naskahnya sendiri pun Darwin tidak menyebut teorinya sebagai "Evolution Theory". In fact, dia bahkan nyaris tidak menggunakan terminologi itu. Minggu ini nanti, topik bahasannya adalah Theories of Development, dan main readingnya adalah analisis tentang development metaphores yang ada dalam naskah Faust yang ditulis Goethe. Tadinya udah bete, but once I started reading, it becomes more and more interesting...
Apa kabar saya?
Still the same me. Always me, the one and only ^_^. Yang perlu waktu bolak-balik setengah jam di tempat tidur sebelum bener-bener bangkit di pagi hari. Yang suka nyanyi-nyanyi ga jelas sepanjang jalan pulang. Yang harus minum kopi minimal 4 kali sehari supaya ga tulalit *banget*. Yang kalo di PG Room Matheson malah nonton infotainment, walopun dengan meyakinkan menebar artikel jurnal di sepanjang permukaan meja...Who's happily living my perfectly imperfect life.. Apa kabar Anda? Hopefully you're enjoying your life too.. Best wishes for you..
Gimana...gimanaaa.... Udah pada nyontreng? Saya sudaaah kemaren... Hehehe... Untuk PEMILU di Melbourne, pelaksanaannya di KJRI Melbourne, tempat kami biasa mengurus paspor, lapor datang dan segala macam. Nah, sebetulnya, saya ada kuliah sih di hari Kamis itu, jam 2 sampe jam 5. Sempet niat mau ke KJRI sore aja habis kuliah. Tapi karena Iin bareng M'Devi pada berangkat jam 11, dan mengingat Melbourne udah resmi memasuki autumn, saya pun dengan ikhlasnya berubah pikiran. Itung-itung, kan ga keburu tuh..Pasti bakal telat kuliah. Maka sebagai mahasiswa yang baik dan sopan, saya kirimlah imel ke dosen saya. Singkat, cuma bilang: "I'm going to be a little late to attend the class today. Today is Indonesia's legislative general election, so I am going to the General Consulate of Indonesia in the City today to vote. I do apologize for this". Lagian, untungnya untuk sesi kali ini yang ngajar itu Craig. Dan Craig, dosen saya yang satu ini is soooooo passionate about Indonesia. Kalo ga
salah, dia pernah tinggal di Indonesia selama 20 tahun or something.
Berangkat bareng M'Devi dari Bus loop di kampus, dan Iin nyusul kami naik bus yang sama dari stop-an depan rumah. Sampai disana, udah rameeeee banget. Walaupun entah kenapa, saya kok berasa lagi ada di kawinan ya? Habis, TPS nya itu berupa tenda-tenda putih gitu. Kayak tenda stand makanannya orang kawinan. jadi di KJRI itu TPSnya bukan cuma 1, tapi ada 22 kalo ga salah. Satu tenda untuk satu TPS. Anyway, dengan membawa surat undangan dari pihak penyelenggara, muncullah saya di TPS 20.
Setelah dikasih surat suara, masuklah saya ke dalam bilik itu, membuka surat suara, dan...bingung. Aduh, itu surat suara bisa dijadiin tiker buat piknik tuh... GEDEEE banget. Kayak peta dunia. Oh iya, FYI,pemilih di Melbourne memasukkan suara untuk Dapil DKI Jakarta II. Jangan tanya kenapa.
Saya menghabiskan waktu cukup lama di dalam bilik suara. Pertama, karena bingung. Kedua, membuka kertas suaranya udah cukup ribet, dan melipatnya kembali juga lebih ribet lagi. Ketiga, saya sempat berfoto dengan si surat suara itu :D.
Selesai nyontreng, kami bertiga...makan.Ya dddoooooonggg.... Lagian, mumpung ada yang jualan makanan?? Kan kasian mereka kalo ga ada yang beli....
Setelah menunaikan kewajiban sebagai WNI yang baik, saya pun segera balik ke kampus, biar gimana, teteup mesti kuliah. Apalagi untuk mata kuliah yang satu ini, kehadiran dan partisipasi di kelas ikut dihitung dalam penilaian. Nah, nyampe kelas kan udah jam 3 tuh, Craig udah hampir selesai ngajar. Jadi, baru duduk 15 menit, kuliah yang bagian seminar udah kelar, tinggal presentasi kelompok, tapi break dulu 10 menit. Pas break itu, tanpa disangka, si Craig nanya ke saya: "Milih siapa?", dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sangat fasih. Kaget ditanya gitu, saya langsung jawab: "XXXX, Pak!" (Maaph, dirahasiakan ^_^ ). Craig langsung ketawa dan manggut-manggut: "Bagus...", katanya. Saya yang baru nyadar langsung panik, dan refleks ngomong gini ke dia: "Why did I tell you? It supposed to be a secret! I shouldn't have told you about it!!!
". Dia tambah ketawa... Dooohh...susah memang ya kalo suka refleks sendiri. Dua temen sekelas saya yang sama-sama orang Indonesia, Mbak Alia dan Mas Febby pas break itu minta izin pulang ke Craig, buat nyontreng. Eh, kata M'Alia pas awal kelas juga, M'Febby dideketin sama Craig, dan Craig nanya ke M'Febby (sekali lagi, dalam bahasa Indonesia): "Udah nyoblos belum?". Eleuh, sekarang bukan nyoblos lagi pak, NYONTRENG
!!! Gimana dengan Anda? Udah pada nyontreng???
Apa kabar duniiiaaaaaa???
Apa kabar minor thesis? Not bad, but not good enough, Lagi ngerjain bagian data finding, membolak-balik dan berusaha memahami peraturan pemerintah, yang isinya rentetan kata-kata yang keren banget tapi malah jadi muter-muter ga jelas... Lagi berusaha supaya punya sesuatu yang cukup bagus untuk disajikan ke supervisor in the next scheduled consultation, on April 24.
Apa kabar hutang piutang?
Udah dibayar. Walopun yang bersangkutan membayar dengan penuh emosi. Well, toh bagi saya episode dengannya sudah saya tutup dengan resmi. So much for being used...
Apa kabar facebook?
Sampah memang ya facebook itu, bener-bener membuat saya yang udah jagoan prokrastinasi semakin pinter mencari alasan untuk menunda mengerjakan hal-hal yang jauuuuh lebih penting daripada mengerjakan kuis-kuis ajaib. By the way, sekarang saya berada di posisi pertama GeoChallenge dibanding temen-temen sayaaa...
Apa kabar kuliah? Political Ecology lumayan. Dapet nilai 7.7 out of 10 buat presentasi kelompok, dan walopun saya sempet dengan hiperbolisnya mau meledak pas mau presentasi, feedback dari dosennya mengenai "presented in a very lively way, well-facilitated discussion" cukup membuat saya tersenyum ceria... Ga sia-sia lah walopun sempet bete sama salah seorang temen sekelompok yang orang Italia. Environmental Revolution? Duh, there is something about this subject, that all of us become sooo exhausted after finishing each session of the class. I have to admit that it's an interesting subject. Kemaren kami membahas Darwinism, which become quite interesting. I mean, saya udah sering denger tentang teori Darwin, bahkan merasa sudah "tahu" tentang teori ini, tapi dalam kenyataannya, baru kemaren saya membaca sendiri naskah "Origin of Species". Ternyata dalam naskahnya sendiri pun Darwin tidak menyebut teorinya sebagai "Evolution Theory". In fact, dia bahkan nyaris tidak menggunakan terminologi itu. Minggu ini nanti, topik bahasannya adalah Theories of Development, dan main readingnya adalah analisis tentang development metaphores yang ada dalam naskah Faust yang ditulis Goethe. Tadinya udah bete, but once I started reading, it becomes more and more interesting...
Apa kabar saya?
Still the same me. Always me, the one and only ^_^. Yang perlu waktu bolak-balik setengah jam di tempat tidur sebelum bener-bener bangkit di pagi hari. Yang suka nyanyi-nyanyi ga jelas sepanjang jalan pulang. Yang harus minum kopi minimal 4 kali sehari supaya ga tulalit *banget*. Yang kalo di PG Room Matheson malah nonton infotainment, walopun dengan meyakinkan menebar artikel jurnal di sepanjang permukaan meja...Who's happily living my perfectly imperfect life.. Apa kabar Anda? Hopefully you're enjoying your life too.. Best wishes for you..
Gimana...gimanaaa.... Udah pada nyontreng? Saya sudaaah kemaren... Hehehe... Untuk PEMILU di Melbourne, pelaksanaannya di KJRI Melbourne, tempat kami biasa mengurus paspor, lapor datang dan segala macam. Nah, sebetulnya, saya ada kuliah sih di hari Kamis itu, jam 2 sampe jam 5. Sempet niat mau ke KJRI sore aja habis kuliah. Tapi karena Iin bareng M'Devi pada berangkat jam 11, dan mengingat Melbourne udah resmi memasuki autumn, saya pun dengan ikhlasnya berubah pikiran. Itung-itung, kan ga keburu tuh..Pasti bakal telat kuliah. Maka sebagai mahasiswa yang baik dan sopan, saya kirimlah imel ke dosen saya. Singkat, cuma bilang: "I'm going to be a little late to attend the class today. Today is Indonesia's legislative general election, so I am going to the General Consulate of Indonesia in the City today to vote. I do apologize for this". Lagian, untungnya untuk sesi kali ini yang ngajar itu Craig. Dan Craig, dosen saya yang satu ini is soooooo passionate about Indonesia. Kalo ga
salah, dia pernah tinggal di Indonesia selama 20 tahun or something.
Berangkat bareng M'Devi dari Bus loop di kampus, dan Iin nyusul kami naik bus yang sama dari stop-an depan rumah. Sampai disana, udah rameeeee banget. Walaupun entah kenapa, saya kok berasa lagi ada di kawinan ya? Habis, TPS nya itu berupa tenda-tenda putih gitu. Kayak tenda stand makanannya orang kawinan. jadi di KJRI itu TPSnya bukan cuma 1, tapi ada 22 kalo ga salah. Satu tenda untuk satu TPS. Anyway, dengan membawa surat undangan dari pihak penyelenggara, muncullah saya di TPS 20.
Setelah dikasih surat suara, masuklah saya ke dalam bilik itu, membuka surat suara, dan...bingung. Aduh, itu surat suara bisa dijadiin tiker buat piknik tuh... GEDEEE banget. Kayak peta dunia. Oh iya, FYI,pemilih di Melbourne memasukkan suara untuk Dapil DKI Jakarta II. Jangan tanya kenapa.
Saya menghabiskan waktu cukup lama di dalam bilik suara. Pertama, karena bingung. Kedua, membuka kertas suaranya udah cukup ribet, dan melipatnya kembali juga lebih ribet lagi. Ketiga, saya sempat berfoto dengan si surat suara itu :D.
Selesai nyontreng, kami bertiga...makan.Ya dddoooooonggg.... Lagian, mumpung ada yang jualan makanan?? Kan kasian mereka kalo ga ada yang beli....
Setelah menunaikan kewajiban sebagai WNI yang baik, saya pun segera balik ke kampus, biar gimana, teteup mesti kuliah. Apalagi untuk mata kuliah yang satu ini, kehadiran dan partisipasi di kelas ikut dihitung dalam penilaian. Nah, nyampe kelas kan udah jam 3 tuh, Craig udah hampir selesai ngajar. Jadi, baru duduk 15 menit, kuliah yang bagian seminar udah kelar, tinggal presentasi kelompok, tapi break dulu 10 menit. Pas break itu, tanpa disangka, si Craig nanya ke saya: "Milih siapa?", dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sangat fasih. Kaget ditanya gitu, saya langsung jawab: "XXXX, Pak!" (Maaph, dirahasiakan ^_^ ). Craig langsung ketawa dan manggut-manggut: "Bagus...", katanya. Saya yang baru nyadar langsung panik, dan refleks ngomong gini ke dia: "Why did I tell you? It supposed to be a secret! I shouldn't have told you about it!!!
". Dia tambah ketawa... Dooohh...susah memang ya kalo suka refleks sendiri. Dua temen sekelas saya yang sama-sama orang Indonesia, Mbak Alia dan Mas Febby pas break itu minta izin pulang ke Craig, buat nyontreng. Eh, kata M'Alia pas awal kelas juga, M'Febby dideketin sama Craig, dan Craig nanya ke M'Febby (sekali lagi, dalam bahasa Indonesia): "Udah nyoblos belum?". Eleuh, sekarang bukan nyoblos lagi pak, NYONTRENG
!!! Gimana dengan Anda? Udah pada nyontreng???