Selasa, 28 Oktober 2008

What A Day


Saya hari ini sebel sama:

mesin validate di bus 900 yang tidak berfungsi pada saat saya mau memvalidasi MetCard, tapi secara ajaib berfungsi waktu yang make petugas pemeriksa

petugas pemeriksa yang tidak mau percaya bahwa there's something wrong with the machine when I tried to validate it

sopir bus yang tidak berusaha menjelaskan duduk perkara sebenarnya

orang-orang ga ada kerjaan di Diknas yang memutuskan bahwa just to make my life easier, tidak hanya tunjangan fungsional yang dicabut, tapi juga 50% dari gaji pokok yang sudah sangat tidak seberapa itu

si norak yang selera berpakaiannya aneh dan secara langsung maupun tidak sudah under-estimate kemampuan saya

kembang kol yang bau langunya ga mau hilang

mahasiswa yang minta di-add di FS tapi nulis nama di profilnya pake karakter ajaib yang tambah bikin saya sakit kepala (??_L's_?¤ , atau ©Hå¥yü», atau ??Ca2+=4+5Y4??').

Demikian, sekian dan terima kasih....

Kamis, 23 Oktober 2008

Field Trip : Wonthaggi

Semester kemaren, saya field trip ekologi ke Mt. Donna Buang *dimana terjadi beberapa percakapan ajaib antara saya dan dosen saya* dan ke Cranbourne Botanical Garden *dimana saya sukses jadi stalker*. Semester ini, untuk mata kuliah Corporate Environmental Responsibility, field trip lagiii... ke Wonthaggi.

Wonthaggi ini sebetulnya adalah salah satu tujuan wisata juga di Victoria, letaknya di South Gippsland, menuju ke Phillips Island. Sering disebut-sebut sebagai tempat dengan pemandangan pantai yang menakjubkan, dan memang benar...sepanjang jalan saya bengoooong aja.. Subhanallah... baguuus banget deh. Well, sayangnya field trip kami bukanlah ke pantai itu.

Tujuan utama dari field trip ini adalah meninjau lokasi yang direncanakan sebagai tempat untuk deslainatipn plant nya Victoria. Desalination plant? Apa itu? Intinya sih, desal plant itu adalah unit penyulingan air laut hingga layak untuk dikonsumsi. Kenapa kami meninjau tempat ini, adalah karena rencana pendirian desal plant ini sendiri sebenernya banyak menimbulkan kontroversi. Dari pihak penduduk lokal, mereka sendiri menolak pendirian desal plant ini. Mungkin bukan menolak sih ya, mereka merasa proses pendirian desal plant ini tidak transparan. Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba saja pemerintah sudah mengumumkan bahwa desal plant itu akan didirikan disana. Sementara pemerintah sendiri berkeras bahwa pendirian desalplant ini memang krusial, mengingat ketersediaan air di Australia yang diperhitungkan akan semakin kritis dan tidak bisa mengimbangi kebutuhan. Yang menarik adalah, salah satu materi dalam field trip itu adalah sesi presentasi. Untuk sesi pertama, yang presentasi wakil dari komunitas lokal. Jadi dalam rangka menolak pendirian desal plant itu, mereka mendirikan semacam organisasi lokal, "Your Water Your Say". Jadi mereka menjelaskan kepada kami alasan mengapa mereka menolak pendirian desal plant itu, dan kronologis kejadian mulai dari mereka pertama kali mendengar berita tentang pendirian desal plant itu, dan perjuangan mereka untuk meminta kejelasan tentang hal tersebut. Sesi kedua, yang presentasi adalah orang dari Departement of Sustainability and Environment Victoria, yaitu instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas pendirian desalplant tersebut. Mereka menjelaskan pentingnya pendirian desal plant bagi Australia dan mengapa Wonthaggi yang dijadikan lokasi. Bagus juga, jadi kita bisa tahu dua sisi yang berbeda dari satu masalah *dan bukankah seharusnya memang begitu? :p*


Selain presentasi itu, kami juga melihat lokasi yang disebut sebagai Wonthaggi Windfarm. Jadi kan ceritanya salah satu yang dipermasalahkan, desal plant itu tentunya akan intens dalam hal penggunaan energi, yang ujung-ujungnya adalah emisi gas rumah kaca. Nah, katanya solusinya adalah menggunakan energi alternatif. Karena di daerah tersebut sangaaat berangin, jadilah wind energy disebut-sebut sebagai sumber energi yang akan digunakan. Walaupun jujur saja, kami sangaaat meragukan hal itu. It's called a windfarm, but there are only 6 windmill there! Bahkan salah satunya sepertinya rusak, karena tidak berputar sama sekali. Well, anyway, si desalination plant sendiri sampai sekarang belum dibangun, masih dalam tahap persiapan dan perencanaan. Kabarnya, desalination plant yang direncanakan ini akan menjadi the biggest desalplant in the Southern hemisphere. Oh really?? We'll just wait and see then...

Rencana DSE Victoria mengenai Wonthaggi desalination plant bisa dilihat disini, sementara informasi mengenai Wonthaggi wind farm bisa dilihat disini.

Selasa, 28 Oktober 2008

What A Day


Saya hari ini sebel sama:

mesin validate di bus 900 yang tidak berfungsi pada saat saya mau memvalidasi MetCard, tapi secara ajaib berfungsi waktu yang make petugas pemeriksa

petugas pemeriksa yang tidak mau percaya bahwa there's something wrong with the machine when I tried to validate it

sopir bus yang tidak berusaha menjelaskan duduk perkara sebenarnya

orang-orang ga ada kerjaan di Diknas yang memutuskan bahwa just to make my life easier, tidak hanya tunjangan fungsional yang dicabut, tapi juga 50% dari gaji pokok yang sudah sangat tidak seberapa itu

si norak yang selera berpakaiannya aneh dan secara langsung maupun tidak sudah under-estimate kemampuan saya

kembang kol yang bau langunya ga mau hilang

mahasiswa yang minta di-add di FS tapi nulis nama di profilnya pake karakter ajaib yang tambah bikin saya sakit kepala (??_L's_?¤ , atau ©Hå¥yü», atau ??Ca2+=4+5Y4??').

Demikian, sekian dan terima kasih....

Kamis, 23 Oktober 2008

Field Trip : Wonthaggi

Semester kemaren, saya field trip ekologi ke Mt. Donna Buang *dimana terjadi beberapa percakapan ajaib antara saya dan dosen saya* dan ke Cranbourne Botanical Garden *dimana saya sukses jadi stalker*. Semester ini, untuk mata kuliah Corporate Environmental Responsibility, field trip lagiii... ke Wonthaggi.

Wonthaggi ini sebetulnya adalah salah satu tujuan wisata juga di Victoria, letaknya di South Gippsland, menuju ke Phillips Island. Sering disebut-sebut sebagai tempat dengan pemandangan pantai yang menakjubkan, dan memang benar...sepanjang jalan saya bengoooong aja.. Subhanallah... baguuus banget deh. Well, sayangnya field trip kami bukanlah ke pantai itu.

Tujuan utama dari field trip ini adalah meninjau lokasi yang direncanakan sebagai tempat untuk deslainatipn plant nya Victoria. Desalination plant? Apa itu? Intinya sih, desal plant itu adalah unit penyulingan air laut hingga layak untuk dikonsumsi. Kenapa kami meninjau tempat ini, adalah karena rencana pendirian desal plant ini sendiri sebenernya banyak menimbulkan kontroversi. Dari pihak penduduk lokal, mereka sendiri menolak pendirian desal plant ini. Mungkin bukan menolak sih ya, mereka merasa proses pendirian desal plant ini tidak transparan. Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba saja pemerintah sudah mengumumkan bahwa desal plant itu akan didirikan disana. Sementara pemerintah sendiri berkeras bahwa pendirian desalplant ini memang krusial, mengingat ketersediaan air di Australia yang diperhitungkan akan semakin kritis dan tidak bisa mengimbangi kebutuhan. Yang menarik adalah, salah satu materi dalam field trip itu adalah sesi presentasi. Untuk sesi pertama, yang presentasi wakil dari komunitas lokal. Jadi dalam rangka menolak pendirian desal plant itu, mereka mendirikan semacam organisasi lokal, "Your Water Your Say". Jadi mereka menjelaskan kepada kami alasan mengapa mereka menolak pendirian desal plant itu, dan kronologis kejadian mulai dari mereka pertama kali mendengar berita tentang pendirian desal plant itu, dan perjuangan mereka untuk meminta kejelasan tentang hal tersebut. Sesi kedua, yang presentasi adalah orang dari Departement of Sustainability and Environment Victoria, yaitu instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas pendirian desalplant tersebut. Mereka menjelaskan pentingnya pendirian desal plant bagi Australia dan mengapa Wonthaggi yang dijadikan lokasi. Bagus juga, jadi kita bisa tahu dua sisi yang berbeda dari satu masalah *dan bukankah seharusnya memang begitu? :p*


Selain presentasi itu, kami juga melihat lokasi yang disebut sebagai Wonthaggi Windfarm. Jadi kan ceritanya salah satu yang dipermasalahkan, desal plant itu tentunya akan intens dalam hal penggunaan energi, yang ujung-ujungnya adalah emisi gas rumah kaca. Nah, katanya solusinya adalah menggunakan energi alternatif. Karena di daerah tersebut sangaaat berangin, jadilah wind energy disebut-sebut sebagai sumber energi yang akan digunakan. Walaupun jujur saja, kami sangaaat meragukan hal itu. It's called a windfarm, but there are only 6 windmill there! Bahkan salah satunya sepertinya rusak, karena tidak berputar sama sekali. Well, anyway, si desalination plant sendiri sampai sekarang belum dibangun, masih dalam tahap persiapan dan perencanaan. Kabarnya, desalination plant yang direncanakan ini akan menjadi the biggest desalplant in the Southern hemisphere. Oh really?? We'll just wait and see then...

Rencana DSE Victoria mengenai Wonthaggi desalination plant bisa dilihat disini, sementara informasi mengenai Wonthaggi wind farm bisa dilihat disini.