Senin, 03 Desember 2007

Karena Telah Menjadi Bagian Hidupku

(Ditulisnya tanggal 8 November)

Handphoneku sekarang ada 2, secara aku punya dua nomer. Yang Simpati karena udah kadung dipake semenjak 3 tahun yang lalu, yang XL buat nelfon kemana-mana. Handphone utama dipake buat nomer Simpati, tipenya Sony Ericsson Z710i. Lumayan baru sih, belum ada setahun, kan belinya Maret kemaren, sekitar akhir-akhir gitu, karena Motorola C650 ku udah koma, menolak untuk dipakai lebih lama lagi. Si SonEr ku ini kucintai sepenuh hati... Ya iyalah, secara dialah yang membuatku tetap terhubungi dan bisa menghubungi (selama masih ada pulsa). Ada kamera, radio, dan media player yang bisa muter MP3. Jadi, jujur saja, aku lebih banyak memfokuskan fungsi music playernya itu daripada fungsi utamanya sebagai alat komunikasi. Nah, semingguan yang lalu, ada kejadian aneh. Waktu alarmnya bunyi pagi-pagi, setelah aku angkat dia tiba-tiba mati sendiri. Kirain tuh baterenya doang abis. Eh, besoknya waktu dinyalain, dan flipnya aku tutup, dia malah mati sendiri lagi. Aku mulai bete. Dan paling ngeselin Jum’at kemaren. Pas ada telfon masuk (mana kayaknya dari kantor APS pula), dan aku mau ngangkat...duing...dia mati sendiri lagi dengan polosnya.Gimana aku nggak paniiikkkk.... Jadi aja besok paginya aku ngebongkar kamar, nyari kartu garansi. Kata si Mbak di service centrenya sih, programnya harus di upgrade (atau di up date sih?). Tapi otomatis semua data hilang... Hah? Enggak, bukan masalah phonebook...aku udah nyalin semua. Bukan juga soal lagu (yang masih bisa diisi lagi lewat lappy ku), ato foto-foto (walaupun nih ya... foto ’dia’ baru aja aku masukin...). Tapiiii... SMS nya kan jadi hilang semuaaaa!!!! Huhuhu.... sediiihhh... Kan aku selama ini masih menyimpan SMS-SMS yang buat aku patut dikenang, terutama SMS dari diaaa!!!! Hiks. Apa boleh buat. Yah, mungkin ini juga peringatan dari Tuhan bahwa sudah saatnya aku melupakan dia dan yang pernah terjadi antara kami...
Jadi...ditinggallah si SonEr itu. Dan aku betul-betul merasa kehilangan.. Untuk sementara, aku ga bisa lagi nyetel lagu-lagu kesukaan aku, miskol-miskol ga jelas, bunyi alarm yang tiap pagi menyadarkan aku bahwa waktu tidur udah habis juga beda... Dan yang pasti, aku ga bisa lagi senyum-senyum baca sms-sms kenangan...
Huhuhu.... SonErkuuuuuuu....cepatlah sembuh, karena aku merindukan dan memerlukanmu, secara sekarang tuh, handphone tuh udah jadi bagian dari hidupku. Maafkan aku selama ini yang udah semena-mena memaksa kamu menggantikan fungsi MP4 player, maafkan aku jika setiap malam kau tertimbun di bawah bantalku dengan tak berdaya, maafkan aku yang tiap pagi mengomelimu kalo alarm bunyi sementara aku masih tak rela melepas alam mimpi, maafkan akuuuu..... Kembalilah segera kepadaku duhai SonErku tersayang...

”Hanya Ingin Kau Tahu”

(Aslinya sih, ditulis tanggal 5 November 2007)

Inget lagu ini ga? Aku pertama kali denger lagu ini kan dari handphone kamu. Waktu itu aku masih ga nangkep ini lagu siapa, lengkapnya gimana, syairnya gimana...I was totally clueless about the song. Tapi pertama kali denger lagu ini secara lengkap, dari intro awal sampe bener-bener abis, aku langsung bengong... Huhuhu.... Lagu ini aku banget ke kamuuuuu....!!!

Ku tlah miliki rasa indahnya perihku, rasa hancurnya harapku...kaulepas cintaku
Rasa kan abadi, sekalipun kau mengerti, sekalipun kau pahami
Kufikir ku salah mengertimu...
Aku hanya ingin kau tahu
Besarnya cintaku, tingginya khayalku bersamamu
Tuk lalui waktu yang tersisa kini di setiap hariku, di sisa akhir nafas tubuhku....

Walaupun semua hanya ada dalam mimpiku, hanya ada dalam anganku
Kulewati itu
Rasa kan abadi sekalipun kau mengerti, sekalipun kau fahami
Kufikir ku salah mengertimu
Aku hanya ingin kau tahu
Besarnya cintaku, tingginya khayalku bersamamu
Tuk lalui waktu yang tersisa kini di setiap hariku, di sisa akhir nafas tubuhku....

Eh, enggak juga ding. Ini salah satu dari banyaak lagu yang ’aku-banget-ke-kamu’. Yah, you know me lah, si ratu drama yang suka hiperbolis....
Tapi maafkan aku, who lost control of my self last night. Aku denger lagu itu, and you were the first thing, the only thing, that was on my mind…. Dan aku menangis… Setelah sekian lama aku mencoba bertahan untuk tetap tegar, maafkan aku untuk menjadi seseorang yang lemah di malam itu. Maafkan aku yang menangis untukmu, yang tidak pernah peduli, bahwa aku hanya ingin kau tahu….
Mungkin aku yang salah mengartikan semua ini. Aku yang salah membaca sikapmu, aku yang salah menafsirkan apa yang aku rasa, aku yang tak sanggup menembus tatapan matamu itu...
Maafkan aku, jika malam ini, while I am listening to the song, you are the one who’s on my mind, the last thing in my mind for tonight…..

Senin, 03 Desember 2007

Karena Telah Menjadi Bagian Hidupku

(Ditulisnya tanggal 8 November)

Handphoneku sekarang ada 2, secara aku punya dua nomer. Yang Simpati karena udah kadung dipake semenjak 3 tahun yang lalu, yang XL buat nelfon kemana-mana. Handphone utama dipake buat nomer Simpati, tipenya Sony Ericsson Z710i. Lumayan baru sih, belum ada setahun, kan belinya Maret kemaren, sekitar akhir-akhir gitu, karena Motorola C650 ku udah koma, menolak untuk dipakai lebih lama lagi. Si SonEr ku ini kucintai sepenuh hati... Ya iyalah, secara dialah yang membuatku tetap terhubungi dan bisa menghubungi (selama masih ada pulsa). Ada kamera, radio, dan media player yang bisa muter MP3. Jadi, jujur saja, aku lebih banyak memfokuskan fungsi music playernya itu daripada fungsi utamanya sebagai alat komunikasi. Nah, semingguan yang lalu, ada kejadian aneh. Waktu alarmnya bunyi pagi-pagi, setelah aku angkat dia tiba-tiba mati sendiri. Kirain tuh baterenya doang abis. Eh, besoknya waktu dinyalain, dan flipnya aku tutup, dia malah mati sendiri lagi. Aku mulai bete. Dan paling ngeselin Jum’at kemaren. Pas ada telfon masuk (mana kayaknya dari kantor APS pula), dan aku mau ngangkat...duing...dia mati sendiri lagi dengan polosnya.Gimana aku nggak paniiikkkk.... Jadi aja besok paginya aku ngebongkar kamar, nyari kartu garansi. Kata si Mbak di service centrenya sih, programnya harus di upgrade (atau di up date sih?). Tapi otomatis semua data hilang... Hah? Enggak, bukan masalah phonebook...aku udah nyalin semua. Bukan juga soal lagu (yang masih bisa diisi lagi lewat lappy ku), ato foto-foto (walaupun nih ya... foto ’dia’ baru aja aku masukin...). Tapiiii... SMS nya kan jadi hilang semuaaaa!!!! Huhuhu.... sediiihhh... Kan aku selama ini masih menyimpan SMS-SMS yang buat aku patut dikenang, terutama SMS dari diaaa!!!! Hiks. Apa boleh buat. Yah, mungkin ini juga peringatan dari Tuhan bahwa sudah saatnya aku melupakan dia dan yang pernah terjadi antara kami...
Jadi...ditinggallah si SonEr itu. Dan aku betul-betul merasa kehilangan.. Untuk sementara, aku ga bisa lagi nyetel lagu-lagu kesukaan aku, miskol-miskol ga jelas, bunyi alarm yang tiap pagi menyadarkan aku bahwa waktu tidur udah habis juga beda... Dan yang pasti, aku ga bisa lagi senyum-senyum baca sms-sms kenangan...
Huhuhu.... SonErkuuuuuuu....cepatlah sembuh, karena aku merindukan dan memerlukanmu, secara sekarang tuh, handphone tuh udah jadi bagian dari hidupku. Maafkan aku selama ini yang udah semena-mena memaksa kamu menggantikan fungsi MP4 player, maafkan aku jika setiap malam kau tertimbun di bawah bantalku dengan tak berdaya, maafkan aku yang tiap pagi mengomelimu kalo alarm bunyi sementara aku masih tak rela melepas alam mimpi, maafkan akuuuu..... Kembalilah segera kepadaku duhai SonErku tersayang...

”Hanya Ingin Kau Tahu”

(Aslinya sih, ditulis tanggal 5 November 2007)

Inget lagu ini ga? Aku pertama kali denger lagu ini kan dari handphone kamu. Waktu itu aku masih ga nangkep ini lagu siapa, lengkapnya gimana, syairnya gimana...I was totally clueless about the song. Tapi pertama kali denger lagu ini secara lengkap, dari intro awal sampe bener-bener abis, aku langsung bengong... Huhuhu.... Lagu ini aku banget ke kamuuuuu....!!!

Ku tlah miliki rasa indahnya perihku, rasa hancurnya harapku...kaulepas cintaku
Rasa kan abadi, sekalipun kau mengerti, sekalipun kau pahami
Kufikir ku salah mengertimu...
Aku hanya ingin kau tahu
Besarnya cintaku, tingginya khayalku bersamamu
Tuk lalui waktu yang tersisa kini di setiap hariku, di sisa akhir nafas tubuhku....

Walaupun semua hanya ada dalam mimpiku, hanya ada dalam anganku
Kulewati itu
Rasa kan abadi sekalipun kau mengerti, sekalipun kau fahami
Kufikir ku salah mengertimu
Aku hanya ingin kau tahu
Besarnya cintaku, tingginya khayalku bersamamu
Tuk lalui waktu yang tersisa kini di setiap hariku, di sisa akhir nafas tubuhku....

Eh, enggak juga ding. Ini salah satu dari banyaak lagu yang ’aku-banget-ke-kamu’. Yah, you know me lah, si ratu drama yang suka hiperbolis....
Tapi maafkan aku, who lost control of my self last night. Aku denger lagu itu, and you were the first thing, the only thing, that was on my mind…. Dan aku menangis… Setelah sekian lama aku mencoba bertahan untuk tetap tegar, maafkan aku untuk menjadi seseorang yang lemah di malam itu. Maafkan aku yang menangis untukmu, yang tidak pernah peduli, bahwa aku hanya ingin kau tahu….
Mungkin aku yang salah mengartikan semua ini. Aku yang salah membaca sikapmu, aku yang salah menafsirkan apa yang aku rasa, aku yang tak sanggup menembus tatapan matamu itu...
Maafkan aku, jika malam ini, while I am listening to the song, you are the one who’s on my mind, the last thing in my mind for tonight…..