Tampilkan postingan dengan label Senseless Chit-Chat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Senseless Chit-Chat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 April 2013

Random Posts

Look. I am bored. So I just want to post about some random shallow thoughts of mine.

If you don’t find Adam Levine attractive, you’re doing it wrong.

He’s absolutely one of the hottest man alive on earth. Dan secara saya memang addicted to talent shows, him being one of the mentors for The Voice bener-bener perpaduan komplit. I squealed everytime he smiled or he laughed. And his banter with the other mentors is not helping me at all in this helpless obsession on him.

Taking on requests.
I’ve been writing football fics for about 4 months or so. And since about 3 weeks ago, saya memberanikan diri to take request. It’s a simple one, actually. Jadi bukan hanya menulis fic dengan tokoh salah seorang footballer, the footballer that I am writing about is not on my choice, but is based on people’s request. On one side, it’s a bit challenging. Apalagi kalo orang nge-requestnya adalah football player yang saya gak tau. Okay, one confession: I have no interest on Bundes Liga. At all. For one and some reasons, gak suka aja. Kekna Mesut Ozil dan Sami Kheidira doang pemain dari Jerman yang saya suka. And they’re not even playing in Bundes Liga. Jadi kebayang dong waktu ada yang request tentang pemain dari Liga Jerman yang saya ngucapin namanya aja susaaaah??? I find it easier to write on player from the club that I like. Karena chemistry-nya saya lebih dapet, dan saya seneng membuatnya agak-agak bernuansa domestic-fic gitu. But, despite the challenge, still, the positive feedbacks coming still give me those feelings :). The nice feeling of knowing that some people really do appreciate what I did. Say, like these kind of comments:

Still, I find this particular request is challenging. 

Saya sebenernya agak geli juga sih. The person insulted my club (which means, also an insult for ME). But on the other hand, she still respect my writings. Oh, and I managed to write a one-shot on Robin van Persie that the person asked me to.

Derby Manchester!

Pertandingannya disiarkan Selasa subuh. Dan dari Senin pagi, saya udah gak-karu-karuan rasanya. We were 15 points behind them. Pressures were mounting. And it’s an away game. To make things worse, Senin pagi itu saya bangun dalam keadaan sakit tenggorokan, dan hidung yang mulai tersumbat. And of course, as if it was not enough, sorenya, dokter gigi memutuskan bahwa solusi terbaik bagi gigi saya adalah dengan mencabutnya.
Selama si dokter gigi mengutak-atik gigi saya, saya cuma mikir: “Silva, Zabaleta, Kun, please don’t make this day be the worst day ever. Please win the game. Please please pretty please?”
And guess what?




WE WIN THE GAME! WE WIN THAT FREAKIN’ GAME OVER MANCHESTER UNITED!

Gigi oh gigi.
Saya udah pernah cerita kan betapa bencinya saya ke dokter gigi? Well, apa daya, saya harus ke dokter gigi lagi. Waktu kunjungan pertama, si dokter gigi mengambil kesimpulan bahwa ada dua opsi. Saraf gigi saya ada yang dimatikan, atau gigi saya dicabut sekalian. Pas kunjungan kedua, di awal dia bilang, “Oke. Kayaknya bisa kok cuma dirawat aja. Jadi giginya bisa kita pertahankan, gak usah dicabut. Eh, begitu saya duduk di kursi panas itu dan dia mulai bekerja, kok ya ujung-ujungnya dia menatap saya dengan prihatin sambil ngomong: “Bu, kayaknya sekarang pilihannya 50-50 ya. Giginya sebagian udah hancur. Kok kayaknya mending dicabut aja ya?”.
Saya baru tau kalo dokter gigi juga bisa PHP.
Kunjungan ketiga, si dokter gigi menyatakan: “Oke. Dicabut aja ya?”
SERAH DEH DOK. TERSERAH!

Saya mungkin satu-satunya pasien yang minta supaya bisa melewati proses eksekusi pencabutan itu sambil dengerin I-Pod. At least, suara bor yang intimidatif itu bisa sedikit teredam dengan suara musik. Akhirnya tercabutlah gigi sialan itu. Dan si gigi kekna belum rela untuk pergi, karena si dokter gigi harus membelah dirinya dulu untuk bisa dicabut dengan sukses. Saya sempat menghitung, ada 4 potongan gigi yang akhirnya tercabut.
Belum selesai di situ. Efek anestesi bikin saya selama berjam-jam gak bisa ngomong normal. Dan semalaman, karena perpaduan demam akibat flu, hidung tersumbat, gusi dan gigi yang berasa gak karu-karuan, plus rasa tegang karena derby Manchester, saya gak bisa tidur. Bolak-balik gak jelas selama 3 jam di tempat tidur itu bener-bener sangat tidak menyenangkan. Saya lho, saya! Yang biasanya menyentuh tempat rata aja udah bisa langsung pules.

Eyang Subur itu siapa sih?
Kayaknya sekarang gak gaul ya kalo gak tau sama Eyang Subur. Eh tapi saya masih gak ngerti aja kenapa sih dia sampe pengikutnya banyak gituuuu…. Haha. Penting abis.

Recent song on playlist
Secrets – One Republic
Suit and Tie – Justin Timberlake
Just Give Me  A Reason – Pink
Celebrate - Embrace
Gemilang – Andien
If I Lose Myself – One Republic
Weakness – The Wanted

Minggu, 17 Maret 2013

Things That Might Matter

Seperti yang sudah pernah saya tulis di sini, one of my pet-peeves is people who make other people feel bad about things that they like. Saya selalu percaya bahwa sudah seharusnya tiap orang punya hobi. Punya passion. Punya sesuatu yang mereka bener-bener suka. It could be anything. And by anything, I really mean anything. 

Sadly, ada orang-orang yang gak ngerti. 

Entah tuntutan sosial, entah something called norms or so whatever, ada orang yang gak bisa ngerti kenapa si ini seneng begini dan yang itu suka hal tertentu.

I love reading. I always love it. And I don’t find anything wrong about it (selain saldo tabungan yang gak nambah-nambah karena duitnya dipake beli buku terus). But some people just don’t get it why I can read some book over and over again, and still the books thrill me. Not many people can understand why I can really relate myself with some of fictional characters in the book (Leo Valdez!!!). Mind you, there are some fictional characters that I like much more than some people that I meet everyday in my real life.

When I started to do some writings, I try to keep a low voice on it. At first I try to hide it from my colleagues. But then, they happened to know. And what do you expect? Tentu saja saya diketawain. Yeah, by having a job as a lecturer, I am expected to write some scholarly and academic articles, not those cheesy romantic teen stories like the ones that I wrote.

My sister said that she could not understand with me crying over football. She said, “It’s just football.”.
Wrong. For her, it’s “just-football”. For me, for us, it’s more than that. It’s our pride. Our family. Our home. 
And now, writing combines with football? It’s a thing that I still a bit hesitant on telling it to others, except for those who really know me and don’t mind about it at all. 

Anyway, saya lalu mikir, mungkin itulah gunanya social media network. Sometimes you have these things that you want to share, but no one seems to understand nor even care.

Mungkin bagi kita, beberapa hal yang disukai orang lain sepertinya biasa aja. Cenderung sepele malah. But who knows, what we thinks as nothing important might be something really matters for them. 

Maybe it’s the reason for them to hang on.
Maybe it’s the things that they love and care the most.
Maybe it’s one of the things that really can make them smile and put some happiness in their heart.

Somehow, I find it heartless to mock people about those things that they like.

Because for me myself, I find it’s hard to have somebody says that to be absorbed in books are a waste of time. I find it hard when people say that there’s no need to cry over football. I know how difficult it is to tell people about the idea that’s been nagging in your head and you feel like you really have to write it down. 

Saya selama tiga hari masih gak bisa get over the fact of how Bartimaeus Trilogy end. (YOU CAN’T JUST DIE!!!).  Saya beneran nangis waktu akhirnya Percy dan Annabeth ketemu lagi. Saya ngecekin berita tiap sejam sekali waktu hari terakhir winter transfer season. Saya dua hari mati rasa kalau City kalah. Tahun lalu, malam waktu pertandingan terakhir City melawan QPR, saya udah sakit kepala dan mules sejak bangun di pagi harinya. I jumped out in joy, and felt like I was in cloud nine when Real Madrid won El Clasico, twice in a row, and followed with a win against United. Saya bisa bangun tengah malem dan nyalain laptop cuma karena I finally have that sentence to begin my one-shot with. 

Yes. I am emotionally involved with my passion.

Believe me, I know how it feels when it comes to emotions.

And that is why, it really irritates me when somebody makes fun of something that is important to other people. Intinya gini deh. Gak suka kan kalo sesuatu yang kita anggap penting malah dicela-cela? Sama. Orang juga gitu. Just, don’t do the things that we don’t want other people do to us. 

Sometimes it is strange how people can really get emotional about their hobbies or some other things. But that’s the way it is.

Saya aja gak ngerti soal K-Pop. But I try my best not to scowl at it. I find gardening and fishing as boring things to do. But I do understand that there are people who are really fond of it. There are some things that we just can’t understand. But surely, it does not simply mean that it’s bad. 

Someone once said to me that having a hobby is like running away from reality. You’re doing too much in your own world of hobby or whatever that is, because there’s something wrong with your real life.

Not necessarily that way.

I love my life. My real life. But I find that this other world that I create over my fondness on books, music, football and writing comes as a complement of my real life. They complete each other. There are things that I can only get from this other world.
I find new friends. I find that there are things that people really think I am good at (and being such an insecure person like me, it really means a lot).

So please. There are things that really means a lot to other people. Things that we might not understand. Things that might seem ridiculous for us, but on the other hand, those are the things that really matter, that keep them hanging on.

Why should we make people feel bad about things that mean a lot to them? How heartless we are to say mean things about what might be their source of happiness?

Maybe we cannot understand it. But leave it there. We have no right to destroy one’s happiness.

So please understand that I just don’t want to talk to anybody when my favorite character died/my team lose a game/the book that I am reading ends with a cliffhanger/my favorite player in the team is transferred to other team.

Cheers =) !
= Ami =

Senin, 04 Maret 2013

30 Day Challenge | Day 9

Day 9 – Pet Peeves
 Oke. Ini tema challengenya kayaknya agak random ya? Jadi pet peevs gini. Eh, tapi mah agak mirip dengan Day 1 kemaren ya? 
Ngeeniweeiii..

So, actually, life has been a very good teacher for me to show me that it would be much better for me if I get amused by nice simple things, and didn’t easily get annoyed by some things that often are not really big things anyway. Pada dasarnya, saya sedapat mungkin nyari birght side of something, for as they said. There’s always a Silva  silver lightning in everything. But yeah, those who know me bakal tau bahwa I would end up exaggerating things XD.

Still , tetep aja, ada beberapa hal yang bisa bikin saya kesel sendiri dan jadi pengen ngunyah kulit duren. 

Orang yang buang sampah sembarangan
Bener-bener gak habis pikir. Apalagi kalo liat orang yang buang sampah dari mobil mewah gitu. Yeee… Kayaknya duitnya udah keburu habis ya sampe buat beli tempat sampah kecil aja buat dalam mobil udah gak sanggup lagi? Sini deh, saya aja yang beliin. *manyun*

People who don’t read
I mean, come on! Bukannya cuma membaca novel atau apa deh ya. Tapi ya… masa sih gak suka baca koran atau apa kek gitu…atau majalah, atau apaaa deh. Sorry for being annoying, but I tend to judge people from what they read. Eh, mungkin ini bukan pet peeves kali ya. But it’s rather like… a thing that I juts can’t get

People with constant whinings and complaints
Iya. Saya tau, kadang-kadang mengeluh seakan-akan bisa mengurangi beban (walaupun hanya sekedar ilusi semata). But do you really have to do it like, constantly? Again and again? Like it would change anything?

People who make other people feel bad on things that they like
Semua orang berhak punya hobi. Every single person has the right to be passionate about something, no matter how silly and ridiculous it might be for us. Jadi saya suka sebel aja kalo ada orang yang dengan resenya ngomentarin yang negatif tentang passion orang. Apalagi, the fact is, something that may be nothing for us could really mean something for other people. Something that you don’t understand does not simply mean that it’s a bad thing.

Orang yang ngantri di resto fast-food, lalu pas giliran mereka, malah mikir lama banget mau pesen apa
There’re some reasons why people choose to eat in a fast-food restaurant. And for me, one of the reasons adalah biar cepet. Nah, gimana mau cepet yakalo yang di depan kita mikir mau pesen apa aja udah kayak mikir mau pake baju pengantin warna apa. Selama ngantri tadi ngapain cobaaaa? It’s just annoying. Apalagi kalo udah mikirnya lama, nanyanya banyak, mintanya macem-macem pula. Beuh. Berasa pengen saya lempar pake kulkas.

Orang yang merokok di tempat umum
Yang ini mungkin agak personal. Because I was once  a victim of inhaling other people’s smoke. Jadi saya suka cemberut kalo ada yang merokok di tempat umum. Saya bahkan pernah dibentak Bapak-bapak karena saya menegurnya yang merokok di dalam angkot. Ya udah saya balas bentak. Saya mintanya baik-baik kok. Salah satu quote yang saya ingat banget soal merokok di tempat umum ini adalah dari temen saya, Cut.
“If you want to kill yourself by smoking, go ahead. It’s your right. Just don’t take me with you.”

Orang yang di dalam pesawat masih nyalain hape, masih SMS-an, masih telfon-telfonan.
Harus banget ya? HARUS BANGET YA? *ngasah golok*

People who don’t respect differences
I’ve met a lot of different people. And let me emphasize here: different. Dan dengan berbagai macam perbedaan tersebut, justru ada banyak hal yang bisa saya pelajari. And that is why, saya suka kesel kalo ada yang membesar-besarkan soal perbedaan. Yang menganggap bahwa perbedaan itu membuat perpecahan. Yang menganggap bahwa perbedaan harus dieliminasi.

It’s not the presence of differences that tear us apart. It’s the absence of respect.

I guess that there might be some other things that has the potency of becoming my pet peeves. Tapi sejauh ini, ya itulah hal-hal paling membetekan sejagad raya bagi saya.

Day 9, FINISHED!

Rabu, 13 Februari 2013

Blog Challenge


Besides this one, I also recently blogging in myTumblr accout. But usually, my Tumblr account is dominated with my fondness on football. Anyway, one day, I stumbled upon these two challenges: 30 day book meme and 15 day football challenge.

Jadi ceritanya, by doing those challenges, kita bikin posting berseri tentang suatu tema tertentu. Setiap posting isinya macem-macem, ya tergantung dari challengenya tentang apa. Tapi tetap terkait dengan tema dari challenge itu. Lumayan seru sih, jadi bikin postingnya rada mikir. Jadi keinget zaman Friendster dulu, waktu masih suka ngisi bulbo yang pertanyaannya aneh dan gak penting gitu.


And finally, I finished the challenge.
Here are the challenges, and I put some the link to each posting of the challenge.



Jadi sekarang, setelah menamatkan tantangan tersebut, jadi kepengen lagiii… Ahahaha… Apa memang pada dasarnya saya cerewet ya, jadi suka aja ngerjain hal yang sebenernya gak penting gini. Saya masih ngubek-ngubek di Tumblr sih, tapi kemaren pas iseng ke blognya Genta, dan ketemu soal this challenge. I thought, okay, I’ll give this one a go for my blogspot :).


Anyone with me?

Jumat, 04 September 2009

Random Things (1)

Gileeee… Berasa lama banget ih ga nulis-nulis disini. Begitulah. Bawaannya ngantuk melulu. Dan karena ini siang menjelang pukul 2, dimana rasa kantuk udah banget-banget, let me just post random things that happen to me recently.
  1. Puasaaaa…

Duh, perasaan baru kemaren gua puasa di lain benua. Ternyata udah setahun cing! Emang beda ya puasa di kampung halaman sendiri sama di negri orang. But it’s just so nice to hear the adzan coming from the mosque near my house. Kayak iklan the botol s*s*o, “nikmatnya tak tergantikaaaan…”. Betewe, ponakanku si Diduy duy duy durududuy ikut puasa jugaaa… Bangga deh, dari 12 hari puasa ini dia biasa puasa full sampe Maghrib itu 9 hari. Keren ya? Baru kelas 1 SD lho padahal. Dan kita juga di hari-hari awal malah khawatir dan menyuruh dia puasa setengah hari aja. Tapi dia dengan tekad berlapis titanium ngomong: “Dian masih kuat koook..”. Aduh, ponakan kuuuu… Perasaan malah lebih lemes gua deh dibanding dia. Seringkali kami sekeluarga memang merasa bangga melihat prestasinya yang bias puasa dull, tapi juga suka ada momen-momen dimana kita suka mau histeria lalala kalo melihat napsu makannya pas buka puasa. Ih, dia mah porsi standar orang dewasa, bukan porsi anak umur 6 taon yang baru aja belajar puasa.

  1. Back to Campus

Tapi sekarang, back to campus dengan status yang mengoreksi tugas instead of doing it. Huhuuuuy…!!! Dapet jatah dua mata kuliah, Kimia Dasar (obviously, dari dulu dapetnya itu) sama Kimia Lingkungan. Tadi udah sempet seneng. Tapi ternyata, bukan cuma mata kuliah, gua juga dapet jatah koordinator untuk 4 praktikum. Siaul. Dan disuruh ngajar di Fakultas lain. Akahhaahahahaha… Meja masih nebeng di meja Kamil, secara Kamil masih cuti hamil/melahirkan. Dan FYI ni ye… di PS Kimia dosen yang lagi hamil dalam jangka waktu yang cukup berdekatan ada 5 orang. Serius. Terus teknisi Kimia juga ada yang lagi hamil. Mantep. Cutinya bakal deket-deketan tuh. Semester baru resmi dimulai tanggal 31 Agustus kemaren, dan diawali dengan pengenalan dosen dan mahasiswa baru. Frankly speaking, mendingan yang tahun-tahun kemaren. Soalnya kalo tahun kemaren P’Taufiq (KaPS waktu itu) masih kepikiran untuk perkenalan pake slide yang isinya foto-foto dosen PS. Nah, KaPS sekarang kayaknya ga sempet kepikir kali ya. Jadi perkenalannya mah ya lempeng dot kom gitu aja. Dosennya beridri satu-satu diiringi kalimat perkenalan dari KaPS. Ya standar sih, nama, alumnus mana, bidang keahlian apa. Eh, pas giliran gua dong, pas gua berdiri, anak-anak 2007 yang jadi panitia dan duduk di belakang dengan kompak dan teganya langsung ngasih applaus gitu. Gua langsung cengangas-cengenges ga jelas. Mahasiswa barunya pasti pada bingung, ada apakah gerangan dengan ibu dosen yang satu ini sampai para senior mereka berkeplok-keplok ria. Kemaren waktu ngajar di Fak. Pertanian kan aku ga tau tuh ruangannya yang mana. Bertanyalah daku pada bapak-bapak yang jaga. Eh, si Bapaknya dengan cueknya ngomong gini: “Ruang Kasturi di sebelah sana tuh. Tapi dosennya belum datang kok.”. Euh. Pak, saya lho Pak dosennyaaaa……

  1. Bisa onlen di rumah

Dan onlinenya ga pake telkomnet instan yang lambreta majoreta ituuuu… Aku kemaren akhirnya beli USB Modem. Yang merknya O2, modelnya MC930D, beli 500rebu, bareng sama Destri yang dosen Farmasi. Sementara ini masih pake Telkomsel Flash, yang Simpati tapi. Males gua ikut daftar yang Telkomsel Flash Corporate itu. Seratus rebu sebulan bo’. Sebenernya sih murah ya, tapi itung-itung, toh di kampus juga ada inet, ada wi-fi (kalo lagi bener, beruntung dan suasananya kondusip). Dan warnet juga deket aja dari rumah. Ya udahlah, toh aku makenya cuma buat cak-cek imel doang.

  1. Manohara ada dimana-mana

Eh, gua beneran kaget lho waktu nyadar bahwa sinetron Manohara itu ternya beneran serius ada toh? Gileeee… Dan tampang dia tuh mulus bening kinclong gitu. Katanya disiksa abis sama si suami Kelantan tea?Mana? Mana? Manaaaaa???? Gua aja yang belum pernah jadi korban KDRT (doh, naudzubillah, jangan sampe deeehhh..*knock on wood*) tampangnya kagak mulus-mulus amat kayak die. Udah gitu, disini tuh yang lagi ngetop dong sekarang: Kerudung Manohara. Gua sama Mama kan bingung. Ini Manohara yang dijadikan nama model kerudung itu beneran Manohara yang itu? Perasaan kan dia ga pake kerudung. Dan kemaren, waktu gua lagi baca Banjarmasin Post gitu, ada resensi soal model baju gitu. Ada tuh model baju yang judulnya “Jubah Manohara”. Halah. Bahas…bahaaaaasss… Gua sama Mama sampe sama-sama meyakinkan diri, Manohara emangnya pake jubah? Doh. Dia memang lagi ada dimana-mana deeehh…

Minggu, 02 Maret 2008

How does it end?

Arrrggghhhh......12 menit menjelang berakhirnya weekend!

Capek. Kamar berantakan. Esay ga bertambah satu tanda baca pun. Have a severe headache.

Jadi, berakhirlah weekend...malam ini diakhiri dengan suatu janji. Besok bangun pagi. Dan beresin kamar...

Sabtu, 01 Maret 2008

Soundtrack to My Life

Iyaa....iya... Aku tauuu... Posting ga penting kayak ginian barusan aja ada seminggu sebelum aku nyoba yang kayak ginian lagi....But I just can't help myself. Lucu lageeee..... Dan yang ini lebih terstruktur... Sekarang ceritanya, adalah bikin Soundtrack buat kehidupan kita...hihihi.... Seru juga ya... And FYI, kebetulan waktu dalam kesempatan ini rasa rinduku pada Indonesia tengah menjadi-jadi, sehingga playlist Winampku adalah 179 lagu Indonesiaaa..... semua. Mari kita coba...

Aturan mainnya masih sama:
  1. Open your music player (iTunes, Winamp, Media Player, etc) ,or mp3 player.
  2. Put it on shuffle.
  3. Press play.
  4. For every question type the song that's playing. When you go to a new question press the next button.
  5. Ready? GO!
  • Opening Credits: Sheila On 7 - Mari Bercinta

"Lihat dirimu...semakin jauh mengayuh lewati segala tujuan hidup yang mungkin kau tempuh..."

Cieee..... Lagu awalnya aja udah penuh semangat gituuu.... Senangnya! Looks like my life's gonna be a sweet comedy romantic movie, mungkin??

  • Waking Up: Padi - Kasih Tak Sampai

"Tetaplah seperti bintang di langit... Agar cinta kita akan tetap abadi..."

hah? Walah, masa sih aku bangun dengan perasaan mellow abis gini??? Huaaaa... Mbok lagu yang ada kata-kata 'secangkir kopi' kek...biar lebih realistis..Fiuhh...however, next one, please...

  • Falling in Love: Ada Band - Pura-pura Cinta

"Pura-pura kau mencintaiku...pura-pura pula sayang ituuuu..."

Aaaarrrrggghhhh.... mana ada syair : 'memang sialnya hidupkuu....'. Apa coba maksudnya? Jadi aku kalo falling in love bo'ong-bo'ongan doang? Waduh, kayaknya sampai bawah nanti bakalan ga bener nih filmnya...

  • Fight scene: Repvblik - Hanya Ingin Kau Tahu

"Aku hanya ingin kau tahu...besarnya cintaku, tingginya khayalku bersamamu..."

Berantemnya slow motion, karena memperebutkan cintaku mungkin? Eh, atau fight scene disini maksudnya waktu berantem sama pasangan gitu? Kalo gitu, berantem karena mau putus kali ya...

  • Breaking up: ST12 - Rasa yang Tertinggal

"Dapatkah aku memeluknya, menjadikan bintang di surga..memberikan warna yang bisa indah...Aku tak mampu mengatakan, aku tak mampu tuk mengungkapkan...hingga sampai sat ini perasaan yang tertinggal"

Ituuu....breaking upnya karena perasaan yang ga pernah disampaikan dan ditunjukkan...

  • Getting back together: Sheila On 7 - Seberapa Pantas

"Celakanya hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu, hanya kaulah yang benar-benar memahamiku..."

Hiyaaa....ini baru cocok nih... Karena pada akhirnya memang...hanya dialah satu-satunya yang pantas...

  • Secret Love: Keris Patih - Mengenangmu

"Biarlah kusimpan sampai nanti aku kan ada disana... Ingatlah cintaku, kau tak terlihat lagiii..."

Secret love nya keburu pergii... Sedih amaaat....

  • Life's okay: Matta - Ketahuan

"Ooo...oo...kamu ketahuan, pacaran lagi dengan dirinya: teman baikku..."

Hah? Dikhianati pacar dengan temen sendiri and life's still okay? I'm such a tough girl... (Dan ngapain juga aku masang lagu mureeehhh kayak gini ya??)

  • Mental Breakdown: Melly feat Eric - Ada Apa dengan Cinta

"Ada apa dengan cinta...perbedaan aku dan engkau, biar menjadi bait dalam puisi cinta terindah..."

Ada apa sih dengan cinta? For that crazy thing can really turn your whole world upside down...

  • Driving: Yovie & Nuno - Menjaga Hati

"Biarkan aku menjaga perasaan ini...menjaga segenap cinta yang telah kau beri.. Engkau pergi, aku takkan pergi. Kau menjauh aku takkan jauh...Sesungguhnya diriku masih mengharapkanmu..."

Nyetirnya dengan mata berkaca-kaca....

  • FirstFlashbacks: Jikustik - Samudera Mengering

"Tak ada yang akan bisa meruntuhkan niatku, tuk bertemu, memluk dan menyanding...meski surya membenamkan tubuhku di lautan, kutunggu sampai samudra mengering..."

Flashback akan kenangan tentang pantai...cocok tuh, cocok.....

  • Happy dance: Sheila On 7 - Waktu yang Tepat untuk Berpisah

"Sehangat pelukan hujan, saat kau lambaikan tangan...tenang wajahmu berbisik...inilah waktu yang tepat tuk berpisah..."

Addduuhhh...itu bisa ga ya diganti bukan happy dancing, tapi farewell dance?

  • Regretting: Acha dan Irwansyah - My Heart

"Bila kita mencintai yang lain, mungkinkah hati ini akan tegar? Sebisa mungkin tak akan pernah sayangku akan hilang..."

Menyesali bahwa rasa itu sempat memudar....

  • Long night alone: Padi - Aku Bisa Menjadi Kekasihmu

"Memaafkan itu tak seberat memindah samudra, tak ada yang paling sempurna...Kuserahkan kepadamu, kepadamu...Aku bisa menjadi kekasihmu..."

At night, alone, wish that he would ever forgive me, sehingga aku bisa (kembali) menjadi kekasihmu... hahaha.... Bagus juga...

  • Final Battle: Padhyangan Project - Good Bye Ayu

"Yu...kau memang perkasa, membuat tak berdaya...tinjumu laksana si Rambo...Aku ingin segera putuskan cinta kita...Dan mengucap kata...oh, Good Bye..."

HUAHAHAHAHA.... Kok ya sampe disini...Cocok tuh, battle pake ada Rambo segala....

  • Death scene: KLa Project - Jarak Dua Kota

"Sekian jauh perjalanan bersama kita tempuh, di saat mesti bertahan, kita lelah dan kalah... Jarak dua kota kucoba taklukkan, menjemput dikau merangkai kenyatan..."

Well, ini sih bukan buat death scene, tapi yang breaking up di atas kali
yee....

  • Ending credits: Gita Gutawa - Bukan Permainan
  • "Kita pisah lagi, balik lagi, pisah lagi... Apa kau mengerti bahwa ini bukanlah, bukan permainan... Kau tak bisa buat ku menangis lagi, kau tak bisa buatku bersedih lagi... Tanpa aku kau akan baik saja, tanpa kau aku akan baik saja..."

    Huehehehe... Akhir yang bagus... Tetep optimis bahwa aku akan baik-baik saja... Bahkan lagu endingnya jadi moral of the story: Love is Not A Game. Well, at least don't play with my heart deeehhhh....

    Seru juga... Jadi inget Ratih, tau ga siiihhh... Soalnya dulu dia yang sellau punya usul theme song untuk kejadian apapun di antara kami.... Hmmm. Sura, Mbak Vivi, Unieq, mau coba???

    Kamis, 21 Februari 2008

    The Songs

    Lagi iseng, dan ketemu posting lamaaaa di blog Desiree. Lucu juga... Walopun nyambung-nyambunginnya rada maksa.
    So, what are my songs?


    1. Put your music player on shuffle.
    2. Press forward for each question.
    3. Use the song title as the answer toeach question.
    4. NO CHEATING.

    1. How am I feeling today?
    Leave Out All The Rest - Linkin Park
    'When my time comes forget the wrong that I've done. Help me leave behind some reasons to be missed. Don't resent me, and when you're feeling empty, keep me in your memory, leave out all the rest'
    (Iya juga siiihhh...Trying to move on and leave out all the memories)

    2. Where will I get married?
    Cosmic Girl - Jamiroquai
    (Hah? Jadi selama ini gua adalah alien?)

    3. What is my best friend's theme song?
    The One and Only - Chesney Hawkes
    'I am the one and only, nobody I'd rather be...'
    Well, itulah kenapa they are my best friends, karena mereka selalu menjadi diri merkea dan membiarkan aku menjadi diriku sendiri (Cieee....Miss you girls,um...and one man, I guess =) )

    4. What was high school like?
    Catherine's Wheel - Rialto
    'Like shooting stars that scratch away at the dark. I know that my fate is sealed On Catherine's wheel'
    (Whuaaa....maksudnya I was a shooting star at the highschool, gitu?)

    5. What is the best thing about me?
    If Life is So Short - The Moffats
    'If life is so short, why won't you let me love you before we run out of time..'
    (Jadi mungkin maksudnya gua selalu nyadar bahwa hidup itu harus disyukuri sebelum jatah hidup kita keburu habis kali ya...)

    6. How is today going to be?
    Kubenci Kau dengan Cintaku - Tito Cilapop
    'Duhai cinta, tataplah aku disini tetap menatapmu...walau perih, terus kausakiti, aku tetap mengharapmu..'
    (Wah, siapa nyanyi buat siapa nih?)

    7. What song describes my parents?
    Rasa yang Tertinggal - ST12
    'Dapatkah ku mengatakannya...Perasaan yang kupunya'
    (I know they never tell me, but I know that they DO love me sooo... Love you, Abah-Mama...)

    8. How is my life going?
    Invincible - Clay Aiken
    'If I was invincible, then I could just watch you in you room...'
    (Halah. Kesannya desperado amat. Tapi kadang2 iya juga siiiyyy...)

    9. What song will they play at my funeral?
    Way Back into Love - OST Music & Lyrics
    (Kembali ke Cinta yang hakiki...)

    10. How does the world see me?
    Para PencariMu - Ungu
    'Akulah para pencariMu Ya Allah..Akulah yang merindukanMu Ya Robbi'
    (I do feel like this song lots of this time, tapi soal bahwa dunia melihatku seperti itu apa enggak...Ragu deh aku...)

    11. What do my friends really think of me?
    Sebelum Cahaya - Letto
    'Perjalanan sunyi yang kau tempuh sendiri, kuatkan hatimu Cinta... Ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri, temani hatimu Cinta'
    (Whuaaa.... Love you too guys, I know you will always stand beside me...)

    12. How can I make myself happy?
    You and Me Song - The Wannadies
    'It's always you and me...always, and forever ...you and me...Always and forever...'
    (I just need to be together with people I love to be happy... Iya bangeeeeettttt....Aduh, jadi tambah kangen rumah euy...)

    13. What should I do with my life?
    Apologize - One Republic
    'It's too late...to apologize...'
    (Well, kayaknya memang I do have to apologize to some people, hopefully it's not too late yet)

    14. Will I ever have children?
    Fly Me to The Moon - Matt Dusk
    'Fly me to the moon, and let me play among the stars...'
    (Well, kalo aku ketemu seseorang yang bisa fly me to the moon, I will ..., and I will play among the stars with my children =) )

    15. What is some good advice?
    Falling Down - Duran Duran
    'Because I'm falling down, With people standing round, But before I hit the ground is there time could I find someone out there to help me?'
    (Jadi...advisnya adalah...sebelum telat, carilah seseorang untuk menolong...Gitu kali ya...Bagus juga, secara akhir2 ini selama masa Orientasi aku serrrriiiiiiiing banget denger kalimat semacam itu dari para staf)

    16. What do I think my current theme song is?
    Spiderman's Theme - Michael Buble
    'Spiderman, spiderman...friendly neighborhood spiderman. Wealth and fame he's ignored..Action is his reward'
    (I'm the heroooooo.....!!! Keren ya?)

    17. What does everyone else think about my current life?
    Thank's for The Memories - Fall Out Boys
    'One night and one more time...Thanks for the memories, even though they weren't so great. He tastes like you only sweeter'
    (Masa sih? My memories about my CURRENT life would be great!!! And I don't think he's sweeter than me...)

    18. What type of men do you like?
    Sebuah Kisah Klasik untuk Masa Depan - Sheila On Seven
    'Mungkin diriku masih ingin bersama kalian..Mungkin diriku masih haus sanjungan kalian'
    (Bisa diinterpretasikan dengan 2 cara, aku suka orang yang bisa bersamaku dan membuatku merasa tersanjung, atau...aku sukaaaa....sama tampangnya Duta...Manis banget...)

    19. With whom will you get married?
    Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki - Sheila On 7
    'Sifatmu nan slalu redakan ambisiku...Tepikan khilafku dari bunga yang layu. Saat kau disisiku, kembali dunia ceria...Tegaskan bahwa kamu: Anugrah terindah yang pernah kumiliki....'
    (Amiiinnn.... Semoga memang nanti bisa bersama seseorang yang bisa membuat duniaku selalu ceria, dan adalah anugrah terindah dari Tuhan untukku)

    20. What should I do with my love life?
    Answer the Phone - Sugar Ray
    'Answer the phone..I know that you're home. I want you get alone...an do it again, do it again...'
    (Jadiiiii...haruskah kami saling berkomunikasi kembali? Haha. We'll se abou that....)

    21. Where will you live?
    Lovefool - The Cardigans
    'Love me...love me, say that you love me.... I can't care bout anything but you...'
    (Gini kali ya...I'll live anywhere someone will always say that he loves me)

    22. What will your dying words be?
    Menjaga Hati - Yovie & Nuno
    'Biarkan aku menjaga perasaan ini...Menjaga segenap cinta yang telah kau beri'
    (Nah...ini artinya cinta sampai mati...)

    23. When I'm alone at home, I say..
    Where'd You Go - Fort Minor
    'Where'd you go... I miss you so, seems like it's been forever since you've been gone. Please come back home'
    Iya. Bener. Kalo lagi sendirian di kost jadi inget rumah...Seems like it's been forever since I've been gone

    24. When I meet a guy/girl for the first time I say...
    Jenny - The Click Five
    'First you say won't, then you say you will...You keep me hanging on, and we're not moving on..'
    (Huahahaha...Iya, bete banget kalo serba ga jelas dan 'digantung' gitu. Tapi masa baru pertama udah ngomel2??"

    Minggu, 17 Februari 2008

    Rasis dari Bahasa?

    Oke, walaopun mungkin penggunaan Bahasa Indonesia aku secara baik dan benar berada pada level yang nyaris mengecewakan (apalagi penggunaan 'secara' yang sering diprotes temen2), aku merasa cukup nasionalis. Maksudku, aku bangga lagi jadi warga negara Indonesia. Iya sih...banyak masalah. Tapi, negara mana sih yang ga banyak masalah? Dan, banyak masalah sama sekali ga berarti Indonesia ga punya nilai plus dibanding negara lain kan?
    Dan aku belum pernaah kepikir mau tinggal secara permanen di negara lain. Aku tuh Indonesia banget lagiii....
    Hmm...sebelum aku mulai melantur kemana-mana, mari perjelas inti posting ini. Sebagai perantauan di negara orang, betapa senangnya aku bisa berbahasa Indonesia... Memang sih, salah satu kenalan yang juga berasal dari Indonesia tapi rada males ngumpul2 bareng sama sesama Indonesian Students pernah ngomong: "I can have like 2,5 million of Indonesian back home. I already have too much Indonesian in my life!". Gua manggut2 waktu itu...Secara, she's got a point there. Lha, wong kita di Ostrali, masa tetep mau maen sama orang Indonesia ajah? Tapi jujur, gua ga bisa begitu aja lari dari comfort zone nya aku di sekeliling My Indonesian Fellows. Berada di antara mereka sambil ngobrol (dalam bahasa Indonesia, pastinya) membuat gua merasa lebih 'aman' disini...
    Nah, soal ngobrol pake bahasa sendiri nih ya...kalo misalnya kita di negeri orang...terus ketemu sama temen sebangsa senegara sebahasa gitu... Salah ga sih kalo kita ngomong pake bahasa kita sendiri, dan bukannya pake bahasa negara tersebut? Selama ini sih, aku ga pernah terlalu mempermasalahkan soal itu, bahkan salah satu hal yang menurut aku sangat menarik soal Melbourne adalah betapa multi kulturnya daerah Melbourne dan sekitarnya ini (termasuk Clayton alias Klaten nya Ostrali) bisa diliat dari banyaknya bahasa yang terdengar digunakan dalam percakapan sehari-hari dimana-mana. Maksudku, dalam kereta kita bisa mendengar orang-orang berbicara dalam 5-6 bahasa yang berbeda gitu....
    Tapi kayaknya, ga semua orang berpikiran sama, dan banyak orang yang betul2 mengimplemetasikan peribahasa: masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kuda, meringkik (emang bener ada peribahasa kayak itu, gitu? gua aja ragu...)
    Bermula dari isengnya aku ngeliat2 iklan 'wanted' di Monash Marketplace. Salah satu iklan menyebutkan mencari cleaner (bisa diterjemahkan secara sederhana sebagai tukang bersih-bersih). Iklan itu menyebutkan bahwa applicant harus punya mobil sendiri (masih wajar), dan berbicara dalam suatu bahasa tertentu (I leave the language unwritten, free your imagination to guess what kind of language is wanted... =) ). Reply yang masuk di awal2 nadanya nyaris sama: "You're in Australia, dude. SPEAK ENGLISH!". Hmmm.....
    Nah, terus tadi siang Linda cerita soalpengalaman dia di kereta api. Waktu itu dia dan temen2 nya baru pulang dari Mesjid Westall. Ya kebayang dong betapa heureuy nya kalo para cewek udah pada ngumpul setelah sekian lama ga ketemu (secara aku juga bakalan gitu deh...). Nah, mereka kan ber-ngobrol ria (satu lagi bentuk ketidakpatuhanku pada Bahasa Indonesia yang baku) pake bahasa Indonesia berbumbu dialek Jakarta ('lu', 'gua', de el el...). Tiba-tiba aja, mereka dibentak salah satu penumpang (penggunaan kata 'dibentak' menunjukkan bahwa teguran dalam nada yang ramah sama sekali tidak dipergunakan). Si orang Ostrali itu ngomong: "Hey! You're in Australia. You should speak in English!!! This is not Asia!!!". Yah, kurang lebih kayak gitulah. Sori kalo ga persis amat, secara aku kan (Alhamdulillah) ga berada di tempat kejadian... Linda ce es langsung pada kaget dan termangu...(atau terpana?). Nah, yang menarik adalah, salah satu orang Ostrali yang juga ada di kereta itu (kata Linda dia lagi ngutek2 laptop, dan gua langsungberasumsi bahwaq si orang Ostrali baik hati ini cukup berpendidikan) malah ngebelain Linda ce es (yang tidak sanggup berkata-kata, jelas bukan karena kagum sama orang Ostrali yang jahat). Kata si orang Ostrali yang baik hati: "Hey, you should respect them to use their own language.." (Sekali lagi, maafkan penulis untuk tidak terlalu akurat dalam penyampaian, lihat alasan di atas sebelumnya). Jadi, yang ada malah adalah perdebatan antara orang Ostrali yang jahat dan orang Ostrali yang baik hati itu...
    Hmm....
    Aku pribadi sih, menganggap bahwa si orang Ostrali yang jahat itu rasis. Toh, Linda ce es yang malang tidak memaksakan untuk berbicara dalam Bahasa Indonesia dengan si orang Ostrali itu sebagai lawan bicara.
    Tapi.... jadi rada mikir juga. Mungkin seharusnya kita memang jangan terlalu heureuy ber ngobras-ngobras ria dengan bahasa kita sendiri kalo di tempat umum. Walopun, sangat wajar kalo kita secara naluriah dan instingtif (kata-kata yang keren.. how smart I am...) langsung bicara pake bahasa kita kalo memang ketemu sodara sebangsa....

    Selasa, 12 Februari 2008

    Things are Different Here

    Mari mengingat-ingat, tanggal berapa kah aku sampe di kota kecil ini? Tanggal 4 Januari. Berarti udah sebulan lebih aku disini... Still trying to adapt. Terutama dengan cuacanya yang saat aku mengetik posting ini pun, dengan suksesnya membuatku menggeletar kedinginan (kalo ga salah 14 derajat deh...). Yah, at least, aku udah brenti mengomel kenapa summer tetep sedingin ini. Omelanku berganti dengan doa supaya aku bisa bertahan di winter nanti...
    Bener juga kata Abah, kadang-kadang kita melihat suatu gunung dari kejauhan yang seakan-akan tinggi banget, tapi begitu kita udah sampai puncaknya, ternyata ... Hehehe... Bukannya aku udah terbiasa banget dengan kehidupan di luar negeri. lha, ke luar negeri ya baru sekali ini. Tapi ternyata, ga sebegitu 'men-shock-kan' (red: mengejutkan) nya kok... Well, ya...mungkin juga karena toh aku tetep aja lebih banyak bergaul dengan sesama Indonesian students.
    Eniwei, things are different here. Dan aku mulai belajar menyesuaikan diri dengan segala sesuatu yang serba otomatis...tadi sore aja waktu nyuci quilt di Laundry, aku dengan excitednya memotret slot koin di mesin cuci..untung di laundry ga ada orang, yang bakal menatapku dengan wajah prihatin atau mencela melihat kenorakan gadis manis yang satu ini. Mulai terbiasa men'jeglek'kan metcard di bus, dan udah mengerti serta mempraktekkan betapa 'Sunday Saver' adalah solusi penghematan yang tepat untuk tujuan wisata. Salah satu yang aku seneng banget adalah betapa sistematisnya sistem transportasi disini, dan ONLINE! Kalo mau pergi-pergi, aku tinggal buka www.metlinkmelbourne.com.au atau www.whereis.com.au, masukin tujuan dan starting pointnya... Keluarlah instruksi gimana cara sampai di tujuan... Bagus dan sangat membantu banget buat daku yang selalu disorientasi arah ini. Tapi sistem yang sistematis ini (hmm...repetisi yang aneh) kadang-kadang nyebelin banget... Sistem lampu merah untuk nyebrang jalan itu lhoooo..... Kalo di minggu-minggu awal aku dengan patuhnya berdiri seperti anak kelici yang menunggu induknya di samping lampu merah untuk menyeberang jalan (walopun dalam radius pandangan mata tidak ada kendaraan bermotor yang berpotensi mencelakakan penyeberang jalan), sekarang... gua bakal lirik kiri, noleh ke kanan, daaaan...LARIIIIII.....(sambil berdoa, semoga ga ada polisi yang lewat).
    Jadwal keseharianku juga jauuuuuhhhh banget dibanding di Banjar dulu. Waktu IAP dulu, kelas baru mulai jam 11 siang, and it means I have almost no reason to wake up early. Kalo di Banjar kan aku bakal bangun jam 05.15 - 05.30, dan berangkat dari rumah jam 06.30 - 06.45. Disini?? Ga mau jawab ah, maluuu....
    Kalo di Indonesia gua nyampe kampus jam 08.00 - 08.30, disini jam segitu aku bakal menarik selimutku kembali.
    But still, I am a nocturnal species, tertidur dimana-mana di siang hari, tapi insomnia alias bangun dengan manisnya di tengah malam hingga menjelang dini hari....(FYI, sekarang udah jam 2.03 AM, dan aku masih teguh di depan lappy tanpa rasa kantuk).
    Oh iya...satu lagi yang menurutku adalah perubahan yang sangat signifikan: AKU MEMASAK!!! IYaaaaaaa..... Memasak yang serius, bukan cuma sekedar bikin Indomie doaaanggg!! Bangga deh aku. Sebelumnya aku dan 'masak-memasak' kan bagaikan dua garis lurus yang sejajar satu sama lain, alias ga nyambung aja...dengan kata lain, selama aku masih bisa menciptakan alasan supaya tidak usah memasak, ya aku ga bakalan memasak. Tapi disiniiii....Ya, masih dengan bumbu-bumbu instan andalan sih... Tapi dengan bangga aku umumkan bahwa sekarang aku udah bisa belanja, prepare buat masak, dan memasak makananku sendiri... Wah, sebelumnya mana pernah kebayang sih aku bakalan dengan rajinnya nongkrong di dapur untuk memotong-motong ayam, merebus daging, mengupas bawang dan mengiris wortel? "Apa kata duniaaaa...." komentar Emil waktu dengan herannya dia mendengar berita dariku bahwa aku memasak sendiri disini...
    Still, masih banyak hal yang harus aku lalui disini...Fiuuhhh... hopefully I can go through it...

    Play List di Minggu ini

    Salah satu program yang secara refleks dan otomatis kuaktifkan di laptop adalah, apalagi kalo bukan Winamp. (Sebenernya, setahunan yang lalu sih...Zuma...Hahaha...). Aku pokoknya ga bisa mikir dengan optimal maksimal dan rasional kalo ga sambil dengerin musik. Dan kalo lagi 'kena' banget sama suatu lagu, bisa aja dalam sehari lagu itu diputar sampe 37 kali... Biasanya playlist di winampku bakalan awet sampai mood aku udah berubah lagi. Dan selama entah berapa hari ini, ada beberapa lagu wajib yang selalu dengan betahnya merajai list 'wajib setel' nya aku:

    1. Apologize - One Republic
      'It's too late...to apologize... '
      Lagunya enak, dan kayaknya bisa jadi andalan kalo lagi sebel sama orang dan belum siap untuk memaafkan
    2. Menjaga Hati - Yovie & Nuno
      'Biarkan aku menjaga perasaan ini, menjaga segenap cinta yang telah kau beri
      engkau pergi aku takkan pergi, kau menjauh aku takkan jauh'
      Bohong banget kalo bilang ga pernah denger lagu ini...Helloooo.... ??? Kemana aja?? Farah, housemate gua yang dari Malaysia aja kemaren dengan penuh semangat mengabarkan betapa dia lagi suuuuuukaaaa sama lagu ini. And it IS such a sweet song... Aduuhhh... coba 'dia' yang satu itu yang menyanyikan lagu ini untukku yaaaa... Meleleh deh.... (meleleh? coklat gitu?)
    3. Untukku - Versi Ihsan
      hehehe...Thank's banget buat Forum Ihsanis, gua bisa mendownload lagu yang dinyanyiin Ihsan waktu Big 3 Indonesian Idol 2006 kemaren. And for me, it was his BEST performance ever... (Dimas Jay sampe nangisss.....). Feel-nya dapet bangeeeet.... And one thing for sure, Ihsan look so drop-dead-gorgeous, insanely good looking di sini... Ihsan...kalo aku memamg untukmu, aku relaaaaaa!!!!
      Jadiii... adakah yang bersedia menungguku 'walau ke ujung dunia...meski ke tujuh samudera'?. Oh iya, lagu ini berhasil menggeser posisi Kekasih Gelapku-Ungu sebagai official ringtone nya aku...
    4. Sorry, Blame it On Me - Akon
      'even though the blame on you, I'll take the blame from you, and you can put the blame on me...'
      So touching... Dan sering bikin aku mikir, have I told some people that I'm sorry...? Baca deh liriknya, and think about it...
    5. Nothing Last Forever - Maroon 5
      'nothing last forever, but be honest..it hurts but it might be the only way...'
      Lagu yang 'aku dan dia' banget... Kayaknya memang mesti seperti ini. Daripada kami terus menerus saling menyakiti satu sama lain...
    6. Pachelbel Canon in D Major
      Duluuuuu banget, di rumah pernah ada kaset lagu klasik, and this one has always been my favourite, walopun gua ga pernah hafal judulnya apa sampe sekitar 3 tahunan yang lalu, waktu lagu ini jadi OST drama asia (Jepang apa Korea ya?). Cocok banget buat disetel untuk semua suasana hati. Komposernya pasti jenius banget....
    7. Leave Out all the Rest - Linkin Park 'I'm strong on the surface, not all the way through...I've never been perfect, but neither have you...'. Seneng banget deh sama lagu ini. Didengernya enak, dan liriknya juga dalem... Linkin' Park memang ga ada matinya yaa.... Chester tuh satu-satunya orang yang bisa bikin teriakan musik rock terdengar merdu, bukannya malah bikin sakit kepala kayak lagu rock yang lain...

    Hmm... sebenernya sih, isi playlist aku masih lebih banyak lagi. Tapi untuk sementara ini, entah sampai kapan, lagu-lagu di atas akan tetep aku masukin di playlist...



    Sabtu, 02 Februari 2008

    Given to Me, and I'm Going to Give It...

    Wah, lama juga nih ga posting-posting di blog. Terakhir kapan ya? Dari 2-3 hari yang lalu sempet buka sih, dan ternyata.....jreng jreng... ! Aku dapet award euy! Dari si Unieq. Senang... yah, walopun rada bingungjuga, secara ini pertama kali dapat ginian, nih mau diapain yaaaa.... Nah, setelah lirik-lirik blog-blog lain, maka sepertinya si award adalah semacam piala bergilir gituuu... Jadi, sekarang kedua award yang aku terima akan diteruskan kepada....
    Eh, bentar.
    ...
    ...
    Yang pertama kali dari Unieq kan kayaknya ada tiga macam tuh, rada bingung, aku dapet tiga-tiganya ato cuma salah satu aja ya? Kayaknya salah satu aja. Ya udah deh, satu aja, yang Nice Matters ya...
    Sampai mana tadi?
    Oh iyaaa..... The award aku teruskan kepada:


    Nice Matters Award, aku serahkan kepada Thea Rizkia, horee....keplok keplok.... Kenapa Thea yang aku pilih? Karena isi blog Thea is always nice and positive. Hal-hal yang mungkin keliatannya kecil, tapi menyenangkan. From her writing, it seems that she really understand that life is built of nice little things. Even big things made of little things. So, Thea, keep your positive attittude, and keep shining yaa......


    Nah, ada lagi yang kedua nih. Not exactly an awrd, tapi sebuah kontrak. Here it is :
    Isi kontraknya (selalu, bacalah sebelum menandatangani apapun!):

    And here's the contract!
    After serious and cautious consideration...your contract of friendship has been renewed for the New Year 2008! It was a very hard decision to make. So try not to screw it up!!!

    My Wish for You in 2008
    • May peace break into your house and may thieves come to steal your debts.
    • May the pockets of your jeans become a magnet of $100 bills.
    • May love stick to your face like Vaseline and may laughter assault your lips!
    • May your clothes smell of success like smoking tires!
    • May happiness slap you across the face and may your tears be that of joy.
    • May the problems you had forget your home address!
    • In simple words ...May 2008 be the best year of your life!
    ...
    ..
    Oke, udah aku tandatangan yaa.... Lengkap dengan a wish that all that I have signed will come true, so help me God!
    Nah, kontrak yang sama kan aku serahkan kepada... Taibah, a very good old friend of mine, yang (kayaknya) belum bosen temenan sama aku semenjak kelas 2 SMU sampai aku lagi kuliah S2 sekarang. And believe me, she really deserves this contract, for she's also one of the best friend on earth.

    Okeeeehhhh.... Hutangku lunas yaaa.... Hahahaha...kayak apaan aja, hutang segala. Buat Unieq, makasih banyak atas awardnya. Sering-sering aja.
    So, everyone, have a wonderful week-end! I know I would have one... =)

    (Buat yang dapet award dari aku, don't forget to pass it on yaaa....)

    Kamis, 24 Januari 2008

    Choose 10 out of 15

    Hmm...selain masalah time management yang ironic it, hari ini cukup menyenangkan, diliat dari segi cuaca yang cukup bersahabat. Berada dalam kisaran 25-29 sudah cukup membuatku bersyukur. Jadi, karena mood nya lagi mendingan dibandingkan kalo lagi kedinginan, aku dengan penuh rasa ikhlas akan menepati janji untuk memposting mengenai tugas di IAP tentang memilih siapa saja yang layak diselamatkan dari kehancurleburan dunia.
    Jadi gini, kita ceritanya adalah anggota tim yang harus memilih 10 out of 15 people to be rescued dari radiasi nuklir yang menimpa dunia yang malang ini. Kenapa cuma 10? Karena di bunker perlindungan makanan dan tempat yang tersedia hanyalah untuk 10 orang. Kenapa disediakan 15 orang? Kagak tau. Pokoknya tugasnya ya itu...
    Inilah orang-orang yang akan jadi terpilih. (Oh iya...tetep kutulis dalam bahasa Inggris ya, siapa tau interpretasi aku beda sama kalian-kalian).
    "You are a member of a team who has to select 10 people out of 15 applicants to go into shelter that will protect them from radiation, so that when the worst of danger has past, they can begin to repopulate the earth and start civilization all over again"
    The applicants are...
    1. A pregnant, unmarried woman, 23, who is blind
    2. A male student, 19, who is studying to be a Buddhist monk
    3. A 75 year old artist, who is a skilled builder
    4. A 12 year old girl and her twin who is very sick (they can't be separated, so taking her counts as taking 2 people)
    5. A homo sexual male with qualifications in agricultural engineering
    A mother of 3 (but her children are not with her), 60 years old
    7. A violent man, 24, who has just graduated as a doctor
    8. A female pop artis, 30, who hates being in confined spaces
    9. A female doctor of philosophy, 54, with knowledge of traditional medicine
    10. A black male athlete
    11. A female computer expert who is a member of Greenpeace, but she is infertile
    12. A politician who is very wealthy and powerful in international business
    13. A male primary school teacher who is racist
    14. A baby girl, 6 months old
    15. A paraplegic, who was a nurse before he had a car accident

    Jadi...siap dengan keputusan Anda?
    Mari bandingkan dengan siapa saja yang udah kupilih:
    1. Hmm...Let's take her with us. Lumayan, hitungannya yang terselamatkan 2 orang...dan...untuk tujuan repopulate!
    2. Cowok, masih muda, jadi dia kayaknya cocok untuk tenaga buruh. I'll take him.
    3. Udah tua sih... but it's the skill that he had! Dia jadi mandornya, yang lain jadi buruhnya.
    4. Aduuuhh... maaf ya Dik, tapi... ga usah aja kali ya... Temanilah sodaramu hingga tepian waktunya
    5. Yap! Mari bercocok tanam dengan orang ini sebagai ahlinya begitu keluar dari bunker nanti
    6. Ibu-ibu... Tapi motherhood nature, itu penting!!!
    7. KAGAK!!! Iya...iya... tauuu... Dia dokter, dan semua orang perlu dokter. Tapi he is VIOLENT! Kalo violet sih masih mending... Kalo perlu, si dokter teh vokalis Ungu sekalian!!! (Halah, tambah kagak nyambung...tapi, mau deh kalo Pasya yang jadi dokter)
    8. Uuummmm.....Iya deeeeeeeeeh. Walopun rada berat. Mau ngapain juga? Yang ada dia ngomel melulu. Bikin pusing. Menghadapi kehancuran dunia sudah cukup bikin desperate. Tapiii... ya dia pas tuh untuk tujuan repopulation.
    9. Iya dwooongg..... Go back to nature aja buat keperluan pengobatan... Mending ini daripada dokter-kejam-kandidat-nomer-delapan di atas
    10. Betuuuul sodara-sodara... Definetely gua bawa untuk dijadikan tenaga buruh
    11. Iya. Infertile sih, tidak menguntungkan untuk tujuan populasi. Tapi keahlian komputernya itu, somehow, bakal bawa untung (halah, emang dagang?)
    12. Nope. Never in favor for politic anyway.Lagian duit segitu banyak juga mau dipake buat apa coba? Mau dagang? Mau bisnis? Hellooooo.....???
    13. Terima kasih...sudah kenyang dengan segala macam isu rasisme... Kagak jaman banget sih masih rasis di ari kayak gini? (Baidewei, seneng banget ga sih dengan Barack Obama? Gua suka lho...)
    14. Aduuh... adek bayi... Kok ya aku ga tega membiarkan dia di dunia yang tidak jelas... Jadi..kayaknya mendingan enggak deh.
    15. Iya. Lumpuh nya mungkin bikin rada susah kali ya...tapi kan dia bisa ngasih instruksi kalo diperlukan...

    Jadi, gimana...gimana... Kalo kalian, pilihnya siapa aja nih???
    Sekedar info ya...dari 5 kelompok di kelas, jawabannya beda-beda semua. Dan yang dipilih oleh semua kelompok cuma dua orang. Si agricultural engineer itu (no.5), sama black male athlete (no.10).
    Tampilkan postingan dengan label Senseless Chit-Chat. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Senseless Chit-Chat. Tampilkan semua postingan

    Rabu, 10 April 2013

    Random Posts

    Look. I am bored. So I just want to post about some random shallow thoughts of mine.

    If you don’t find Adam Levine attractive, you’re doing it wrong.

    He’s absolutely one of the hottest man alive on earth. Dan secara saya memang addicted to talent shows, him being one of the mentors for The Voice bener-bener perpaduan komplit. I squealed everytime he smiled or he laughed. And his banter with the other mentors is not helping me at all in this helpless obsession on him.

    Taking on requests.
    I’ve been writing football fics for about 4 months or so. And since about 3 weeks ago, saya memberanikan diri to take request. It’s a simple one, actually. Jadi bukan hanya menulis fic dengan tokoh salah seorang footballer, the footballer that I am writing about is not on my choice, but is based on people’s request. On one side, it’s a bit challenging. Apalagi kalo orang nge-requestnya adalah football player yang saya gak tau. Okay, one confession: I have no interest on Bundes Liga. At all. For one and some reasons, gak suka aja. Kekna Mesut Ozil dan Sami Kheidira doang pemain dari Jerman yang saya suka. And they’re not even playing in Bundes Liga. Jadi kebayang dong waktu ada yang request tentang pemain dari Liga Jerman yang saya ngucapin namanya aja susaaaah??? I find it easier to write on player from the club that I like. Karena chemistry-nya saya lebih dapet, dan saya seneng membuatnya agak-agak bernuansa domestic-fic gitu. But, despite the challenge, still, the positive feedbacks coming still give me those feelings :). The nice feeling of knowing that some people really do appreciate what I did. Say, like these kind of comments:

    Still, I find this particular request is challenging. 

    Saya sebenernya agak geli juga sih. The person insulted my club (which means, also an insult for ME). But on the other hand, she still respect my writings. Oh, and I managed to write a one-shot on Robin van Persie that the person asked me to.

    Derby Manchester!

    Pertandingannya disiarkan Selasa subuh. Dan dari Senin pagi, saya udah gak-karu-karuan rasanya. We were 15 points behind them. Pressures were mounting. And it’s an away game. To make things worse, Senin pagi itu saya bangun dalam keadaan sakit tenggorokan, dan hidung yang mulai tersumbat. And of course, as if it was not enough, sorenya, dokter gigi memutuskan bahwa solusi terbaik bagi gigi saya adalah dengan mencabutnya.
    Selama si dokter gigi mengutak-atik gigi saya, saya cuma mikir: “Silva, Zabaleta, Kun, please don’t make this day be the worst day ever. Please win the game. Please please pretty please?”
    And guess what?




    WE WIN THE GAME! WE WIN THAT FREAKIN’ GAME OVER MANCHESTER UNITED!

    Gigi oh gigi.
    Saya udah pernah cerita kan betapa bencinya saya ke dokter gigi? Well, apa daya, saya harus ke dokter gigi lagi. Waktu kunjungan pertama, si dokter gigi mengambil kesimpulan bahwa ada dua opsi. Saraf gigi saya ada yang dimatikan, atau gigi saya dicabut sekalian. Pas kunjungan kedua, di awal dia bilang, “Oke. Kayaknya bisa kok cuma dirawat aja. Jadi giginya bisa kita pertahankan, gak usah dicabut. Eh, begitu saya duduk di kursi panas itu dan dia mulai bekerja, kok ya ujung-ujungnya dia menatap saya dengan prihatin sambil ngomong: “Bu, kayaknya sekarang pilihannya 50-50 ya. Giginya sebagian udah hancur. Kok kayaknya mending dicabut aja ya?”.
    Saya baru tau kalo dokter gigi juga bisa PHP.
    Kunjungan ketiga, si dokter gigi menyatakan: “Oke. Dicabut aja ya?”
    SERAH DEH DOK. TERSERAH!

    Saya mungkin satu-satunya pasien yang minta supaya bisa melewati proses eksekusi pencabutan itu sambil dengerin I-Pod. At least, suara bor yang intimidatif itu bisa sedikit teredam dengan suara musik. Akhirnya tercabutlah gigi sialan itu. Dan si gigi kekna belum rela untuk pergi, karena si dokter gigi harus membelah dirinya dulu untuk bisa dicabut dengan sukses. Saya sempat menghitung, ada 4 potongan gigi yang akhirnya tercabut.
    Belum selesai di situ. Efek anestesi bikin saya selama berjam-jam gak bisa ngomong normal. Dan semalaman, karena perpaduan demam akibat flu, hidung tersumbat, gusi dan gigi yang berasa gak karu-karuan, plus rasa tegang karena derby Manchester, saya gak bisa tidur. Bolak-balik gak jelas selama 3 jam di tempat tidur itu bener-bener sangat tidak menyenangkan. Saya lho, saya! Yang biasanya menyentuh tempat rata aja udah bisa langsung pules.

    Eyang Subur itu siapa sih?
    Kayaknya sekarang gak gaul ya kalo gak tau sama Eyang Subur. Eh tapi saya masih gak ngerti aja kenapa sih dia sampe pengikutnya banyak gituuuu…. Haha. Penting abis.

    Recent song on playlist
    Secrets – One Republic
    Suit and Tie – Justin Timberlake
    Just Give Me  A Reason – Pink
    Celebrate - Embrace
    Gemilang – Andien
    If I Lose Myself – One Republic
    Weakness – The Wanted

    Minggu, 17 Maret 2013

    Things That Might Matter

    Seperti yang sudah pernah saya tulis di sini, one of my pet-peeves is people who make other people feel bad about things that they like. Saya selalu percaya bahwa sudah seharusnya tiap orang punya hobi. Punya passion. Punya sesuatu yang mereka bener-bener suka. It could be anything. And by anything, I really mean anything. 

    Sadly, ada orang-orang yang gak ngerti. 

    Entah tuntutan sosial, entah something called norms or so whatever, ada orang yang gak bisa ngerti kenapa si ini seneng begini dan yang itu suka hal tertentu.

    I love reading. I always love it. And I don’t find anything wrong about it (selain saldo tabungan yang gak nambah-nambah karena duitnya dipake beli buku terus). But some people just don’t get it why I can read some book over and over again, and still the books thrill me. Not many people can understand why I can really relate myself with some of fictional characters in the book (Leo Valdez!!!). Mind you, there are some fictional characters that I like much more than some people that I meet everyday in my real life.

    When I started to do some writings, I try to keep a low voice on it. At first I try to hide it from my colleagues. But then, they happened to know. And what do you expect? Tentu saja saya diketawain. Yeah, by having a job as a lecturer, I am expected to write some scholarly and academic articles, not those cheesy romantic teen stories like the ones that I wrote.

    My sister said that she could not understand with me crying over football. She said, “It’s just football.”.
    Wrong. For her, it’s “just-football”. For me, for us, it’s more than that. It’s our pride. Our family. Our home. 
    And now, writing combines with football? It’s a thing that I still a bit hesitant on telling it to others, except for those who really know me and don’t mind about it at all. 

    Anyway, saya lalu mikir, mungkin itulah gunanya social media network. Sometimes you have these things that you want to share, but no one seems to understand nor even care.

    Mungkin bagi kita, beberapa hal yang disukai orang lain sepertinya biasa aja. Cenderung sepele malah. But who knows, what we thinks as nothing important might be something really matters for them. 

    Maybe it’s the reason for them to hang on.
    Maybe it’s the things that they love and care the most.
    Maybe it’s one of the things that really can make them smile and put some happiness in their heart.

    Somehow, I find it heartless to mock people about those things that they like.

    Because for me myself, I find it’s hard to have somebody says that to be absorbed in books are a waste of time. I find it hard when people say that there’s no need to cry over football. I know how difficult it is to tell people about the idea that’s been nagging in your head and you feel like you really have to write it down. 

    Saya selama tiga hari masih gak bisa get over the fact of how Bartimaeus Trilogy end. (YOU CAN’T JUST DIE!!!).  Saya beneran nangis waktu akhirnya Percy dan Annabeth ketemu lagi. Saya ngecekin berita tiap sejam sekali waktu hari terakhir winter transfer season. Saya dua hari mati rasa kalau City kalah. Tahun lalu, malam waktu pertandingan terakhir City melawan QPR, saya udah sakit kepala dan mules sejak bangun di pagi harinya. I jumped out in joy, and felt like I was in cloud nine when Real Madrid won El Clasico, twice in a row, and followed with a win against United. Saya bisa bangun tengah malem dan nyalain laptop cuma karena I finally have that sentence to begin my one-shot with. 

    Yes. I am emotionally involved with my passion.

    Believe me, I know how it feels when it comes to emotions.

    And that is why, it really irritates me when somebody makes fun of something that is important to other people. Intinya gini deh. Gak suka kan kalo sesuatu yang kita anggap penting malah dicela-cela? Sama. Orang juga gitu. Just, don’t do the things that we don’t want other people do to us. 

    Sometimes it is strange how people can really get emotional about their hobbies or some other things. But that’s the way it is.

    Saya aja gak ngerti soal K-Pop. But I try my best not to scowl at it. I find gardening and fishing as boring things to do. But I do understand that there are people who are really fond of it. There are some things that we just can’t understand. But surely, it does not simply mean that it’s bad. 

    Someone once said to me that having a hobby is like running away from reality. You’re doing too much in your own world of hobby or whatever that is, because there’s something wrong with your real life.

    Not necessarily that way.

    I love my life. My real life. But I find that this other world that I create over my fondness on books, music, football and writing comes as a complement of my real life. They complete each other. There are things that I can only get from this other world.
    I find new friends. I find that there are things that people really think I am good at (and being such an insecure person like me, it really means a lot).

    So please. There are things that really means a lot to other people. Things that we might not understand. Things that might seem ridiculous for us, but on the other hand, those are the things that really matter, that keep them hanging on.

    Why should we make people feel bad about things that mean a lot to them? How heartless we are to say mean things about what might be their source of happiness?

    Maybe we cannot understand it. But leave it there. We have no right to destroy one’s happiness.

    So please understand that I just don’t want to talk to anybody when my favorite character died/my team lose a game/the book that I am reading ends with a cliffhanger/my favorite player in the team is transferred to other team.

    Cheers =) !
    = Ami =

    Senin, 04 Maret 2013

    30 Day Challenge | Day 9

    Day 9 – Pet Peeves
     Oke. Ini tema challengenya kayaknya agak random ya? Jadi pet peevs gini. Eh, tapi mah agak mirip dengan Day 1 kemaren ya? 
    Ngeeniweeiii..

    So, actually, life has been a very good teacher for me to show me that it would be much better for me if I get amused by nice simple things, and didn’t easily get annoyed by some things that often are not really big things anyway. Pada dasarnya, saya sedapat mungkin nyari birght side of something, for as they said. There’s always a Silva  silver lightning in everything. But yeah, those who know me bakal tau bahwa I would end up exaggerating things XD.

    Still , tetep aja, ada beberapa hal yang bisa bikin saya kesel sendiri dan jadi pengen ngunyah kulit duren. 

    Orang yang buang sampah sembarangan
    Bener-bener gak habis pikir. Apalagi kalo liat orang yang buang sampah dari mobil mewah gitu. Yeee… Kayaknya duitnya udah keburu habis ya sampe buat beli tempat sampah kecil aja buat dalam mobil udah gak sanggup lagi? Sini deh, saya aja yang beliin. *manyun*

    People who don’t read
    I mean, come on! Bukannya cuma membaca novel atau apa deh ya. Tapi ya… masa sih gak suka baca koran atau apa kek gitu…atau majalah, atau apaaa deh. Sorry for being annoying, but I tend to judge people from what they read. Eh, mungkin ini bukan pet peeves kali ya. But it’s rather like… a thing that I juts can’t get

    People with constant whinings and complaints
    Iya. Saya tau, kadang-kadang mengeluh seakan-akan bisa mengurangi beban (walaupun hanya sekedar ilusi semata). But do you really have to do it like, constantly? Again and again? Like it would change anything?

    People who make other people feel bad on things that they like
    Semua orang berhak punya hobi. Every single person has the right to be passionate about something, no matter how silly and ridiculous it might be for us. Jadi saya suka sebel aja kalo ada orang yang dengan resenya ngomentarin yang negatif tentang passion orang. Apalagi, the fact is, something that may be nothing for us could really mean something for other people. Something that you don’t understand does not simply mean that it’s a bad thing.

    Orang yang ngantri di resto fast-food, lalu pas giliran mereka, malah mikir lama banget mau pesen apa
    There’re some reasons why people choose to eat in a fast-food restaurant. And for me, one of the reasons adalah biar cepet. Nah, gimana mau cepet yakalo yang di depan kita mikir mau pesen apa aja udah kayak mikir mau pake baju pengantin warna apa. Selama ngantri tadi ngapain cobaaaa? It’s just annoying. Apalagi kalo udah mikirnya lama, nanyanya banyak, mintanya macem-macem pula. Beuh. Berasa pengen saya lempar pake kulkas.

    Orang yang merokok di tempat umum
    Yang ini mungkin agak personal. Because I was once  a victim of inhaling other people’s smoke. Jadi saya suka cemberut kalo ada yang merokok di tempat umum. Saya bahkan pernah dibentak Bapak-bapak karena saya menegurnya yang merokok di dalam angkot. Ya udah saya balas bentak. Saya mintanya baik-baik kok. Salah satu quote yang saya ingat banget soal merokok di tempat umum ini adalah dari temen saya, Cut.
    “If you want to kill yourself by smoking, go ahead. It’s your right. Just don’t take me with you.”

    Orang yang di dalam pesawat masih nyalain hape, masih SMS-an, masih telfon-telfonan.
    Harus banget ya? HARUS BANGET YA? *ngasah golok*

    People who don’t respect differences
    I’ve met a lot of different people. And let me emphasize here: different. Dan dengan berbagai macam perbedaan tersebut, justru ada banyak hal yang bisa saya pelajari. And that is why, saya suka kesel kalo ada yang membesar-besarkan soal perbedaan. Yang menganggap bahwa perbedaan itu membuat perpecahan. Yang menganggap bahwa perbedaan harus dieliminasi.

    It’s not the presence of differences that tear us apart. It’s the absence of respect.

    I guess that there might be some other things that has the potency of becoming my pet peeves. Tapi sejauh ini, ya itulah hal-hal paling membetekan sejagad raya bagi saya.

    Day 9, FINISHED!

    Rabu, 13 Februari 2013

    Blog Challenge


    Besides this one, I also recently blogging in myTumblr accout. But usually, my Tumblr account is dominated with my fondness on football. Anyway, one day, I stumbled upon these two challenges: 30 day book meme and 15 day football challenge.

    Jadi ceritanya, by doing those challenges, kita bikin posting berseri tentang suatu tema tertentu. Setiap posting isinya macem-macem, ya tergantung dari challengenya tentang apa. Tapi tetap terkait dengan tema dari challenge itu. Lumayan seru sih, jadi bikin postingnya rada mikir. Jadi keinget zaman Friendster dulu, waktu masih suka ngisi bulbo yang pertanyaannya aneh dan gak penting gitu.


    And finally, I finished the challenge.
    Here are the challenges, and I put some the link to each posting of the challenge.



    Jadi sekarang, setelah menamatkan tantangan tersebut, jadi kepengen lagiii… Ahahaha… Apa memang pada dasarnya saya cerewet ya, jadi suka aja ngerjain hal yang sebenernya gak penting gini. Saya masih ngubek-ngubek di Tumblr sih, tapi kemaren pas iseng ke blognya Genta, dan ketemu soal this challenge. I thought, okay, I’ll give this one a go for my blogspot :).


    Anyone with me?

    Jumat, 04 September 2009

    Random Things (1)

    Gileeee… Berasa lama banget ih ga nulis-nulis disini. Begitulah. Bawaannya ngantuk melulu. Dan karena ini siang menjelang pukul 2, dimana rasa kantuk udah banget-banget, let me just post random things that happen to me recently.
    1. Puasaaaa…

    Duh, perasaan baru kemaren gua puasa di lain benua. Ternyata udah setahun cing! Emang beda ya puasa di kampung halaman sendiri sama di negri orang. But it’s just so nice to hear the adzan coming from the mosque near my house. Kayak iklan the botol s*s*o, “nikmatnya tak tergantikaaaan…”. Betewe, ponakanku si Diduy duy duy durududuy ikut puasa jugaaa… Bangga deh, dari 12 hari puasa ini dia biasa puasa full sampe Maghrib itu 9 hari. Keren ya? Baru kelas 1 SD lho padahal. Dan kita juga di hari-hari awal malah khawatir dan menyuruh dia puasa setengah hari aja. Tapi dia dengan tekad berlapis titanium ngomong: “Dian masih kuat koook..”. Aduh, ponakan kuuuu… Perasaan malah lebih lemes gua deh dibanding dia. Seringkali kami sekeluarga memang merasa bangga melihat prestasinya yang bias puasa dull, tapi juga suka ada momen-momen dimana kita suka mau histeria lalala kalo melihat napsu makannya pas buka puasa. Ih, dia mah porsi standar orang dewasa, bukan porsi anak umur 6 taon yang baru aja belajar puasa.

    1. Back to Campus

    Tapi sekarang, back to campus dengan status yang mengoreksi tugas instead of doing it. Huhuuuuy…!!! Dapet jatah dua mata kuliah, Kimia Dasar (obviously, dari dulu dapetnya itu) sama Kimia Lingkungan. Tadi udah sempet seneng. Tapi ternyata, bukan cuma mata kuliah, gua juga dapet jatah koordinator untuk 4 praktikum. Siaul. Dan disuruh ngajar di Fakultas lain. Akahhaahahahaha… Meja masih nebeng di meja Kamil, secara Kamil masih cuti hamil/melahirkan. Dan FYI ni ye… di PS Kimia dosen yang lagi hamil dalam jangka waktu yang cukup berdekatan ada 5 orang. Serius. Terus teknisi Kimia juga ada yang lagi hamil. Mantep. Cutinya bakal deket-deketan tuh. Semester baru resmi dimulai tanggal 31 Agustus kemaren, dan diawali dengan pengenalan dosen dan mahasiswa baru. Frankly speaking, mendingan yang tahun-tahun kemaren. Soalnya kalo tahun kemaren P’Taufiq (KaPS waktu itu) masih kepikiran untuk perkenalan pake slide yang isinya foto-foto dosen PS. Nah, KaPS sekarang kayaknya ga sempet kepikir kali ya. Jadi perkenalannya mah ya lempeng dot kom gitu aja. Dosennya beridri satu-satu diiringi kalimat perkenalan dari KaPS. Ya standar sih, nama, alumnus mana, bidang keahlian apa. Eh, pas giliran gua dong, pas gua berdiri, anak-anak 2007 yang jadi panitia dan duduk di belakang dengan kompak dan teganya langsung ngasih applaus gitu. Gua langsung cengangas-cengenges ga jelas. Mahasiswa barunya pasti pada bingung, ada apakah gerangan dengan ibu dosen yang satu ini sampai para senior mereka berkeplok-keplok ria. Kemaren waktu ngajar di Fak. Pertanian kan aku ga tau tuh ruangannya yang mana. Bertanyalah daku pada bapak-bapak yang jaga. Eh, si Bapaknya dengan cueknya ngomong gini: “Ruang Kasturi di sebelah sana tuh. Tapi dosennya belum datang kok.”. Euh. Pak, saya lho Pak dosennyaaaa……

    1. Bisa onlen di rumah

    Dan onlinenya ga pake telkomnet instan yang lambreta majoreta ituuuu… Aku kemaren akhirnya beli USB Modem. Yang merknya O2, modelnya MC930D, beli 500rebu, bareng sama Destri yang dosen Farmasi. Sementara ini masih pake Telkomsel Flash, yang Simpati tapi. Males gua ikut daftar yang Telkomsel Flash Corporate itu. Seratus rebu sebulan bo’. Sebenernya sih murah ya, tapi itung-itung, toh di kampus juga ada inet, ada wi-fi (kalo lagi bener, beruntung dan suasananya kondusip). Dan warnet juga deket aja dari rumah. Ya udahlah, toh aku makenya cuma buat cak-cek imel doang.

    1. Manohara ada dimana-mana

    Eh, gua beneran kaget lho waktu nyadar bahwa sinetron Manohara itu ternya beneran serius ada toh? Gileeee… Dan tampang dia tuh mulus bening kinclong gitu. Katanya disiksa abis sama si suami Kelantan tea?Mana? Mana? Manaaaaa???? Gua aja yang belum pernah jadi korban KDRT (doh, naudzubillah, jangan sampe deeehhh..*knock on wood*) tampangnya kagak mulus-mulus amat kayak die. Udah gitu, disini tuh yang lagi ngetop dong sekarang: Kerudung Manohara. Gua sama Mama kan bingung. Ini Manohara yang dijadikan nama model kerudung itu beneran Manohara yang itu? Perasaan kan dia ga pake kerudung. Dan kemaren, waktu gua lagi baca Banjarmasin Post gitu, ada resensi soal model baju gitu. Ada tuh model baju yang judulnya “Jubah Manohara”. Halah. Bahas…bahaaaaasss… Gua sama Mama sampe sama-sama meyakinkan diri, Manohara emangnya pake jubah? Doh. Dia memang lagi ada dimana-mana deeehh…

    Minggu, 02 Maret 2008

    How does it end?

    Arrrggghhhh......12 menit menjelang berakhirnya weekend!

    Capek. Kamar berantakan. Esay ga bertambah satu tanda baca pun. Have a severe headache.

    Jadi, berakhirlah weekend...malam ini diakhiri dengan suatu janji. Besok bangun pagi. Dan beresin kamar...

    Sabtu, 01 Maret 2008

    Soundtrack to My Life

    Iyaa....iya... Aku tauuu... Posting ga penting kayak ginian barusan aja ada seminggu sebelum aku nyoba yang kayak ginian lagi....But I just can't help myself. Lucu lageeee..... Dan yang ini lebih terstruktur... Sekarang ceritanya, adalah bikin Soundtrack buat kehidupan kita...hihihi.... Seru juga ya... And FYI, kebetulan waktu dalam kesempatan ini rasa rinduku pada Indonesia tengah menjadi-jadi, sehingga playlist Winampku adalah 179 lagu Indonesiaaa..... semua. Mari kita coba...

    Aturan mainnya masih sama:
    1. Open your music player (iTunes, Winamp, Media Player, etc) ,or mp3 player.
    2. Put it on shuffle.
    3. Press play.
    4. For every question type the song that's playing. When you go to a new question press the next button.
    5. Ready? GO!
    • Opening Credits: Sheila On 7 - Mari Bercinta

    "Lihat dirimu...semakin jauh mengayuh lewati segala tujuan hidup yang mungkin kau tempuh..."

    Cieee..... Lagu awalnya aja udah penuh semangat gituuu.... Senangnya! Looks like my life's gonna be a sweet comedy romantic movie, mungkin??

    • Waking Up: Padi - Kasih Tak Sampai

    "Tetaplah seperti bintang di langit... Agar cinta kita akan tetap abadi..."

    hah? Walah, masa sih aku bangun dengan perasaan mellow abis gini??? Huaaaa... Mbok lagu yang ada kata-kata 'secangkir kopi' kek...biar lebih realistis..Fiuhh...however, next one, please...

    • Falling in Love: Ada Band - Pura-pura Cinta

    "Pura-pura kau mencintaiku...pura-pura pula sayang ituuuu..."

    Aaaarrrrggghhhh.... mana ada syair : 'memang sialnya hidupkuu....'. Apa coba maksudnya? Jadi aku kalo falling in love bo'ong-bo'ongan doang? Waduh, kayaknya sampai bawah nanti bakalan ga bener nih filmnya...

    • Fight scene: Repvblik - Hanya Ingin Kau Tahu

    "Aku hanya ingin kau tahu...besarnya cintaku, tingginya khayalku bersamamu..."

    Berantemnya slow motion, karena memperebutkan cintaku mungkin? Eh, atau fight scene disini maksudnya waktu berantem sama pasangan gitu? Kalo gitu, berantem karena mau putus kali ya...

    • Breaking up: ST12 - Rasa yang Tertinggal

    "Dapatkah aku memeluknya, menjadikan bintang di surga..memberikan warna yang bisa indah...Aku tak mampu mengatakan, aku tak mampu tuk mengungkapkan...hingga sampai sat ini perasaan yang tertinggal"

    Ituuu....breaking upnya karena perasaan yang ga pernah disampaikan dan ditunjukkan...

    • Getting back together: Sheila On 7 - Seberapa Pantas

    "Celakanya hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu, hanya kaulah yang benar-benar memahamiku..."

    Hiyaaa....ini baru cocok nih... Karena pada akhirnya memang...hanya dialah satu-satunya yang pantas...

    • Secret Love: Keris Patih - Mengenangmu

    "Biarlah kusimpan sampai nanti aku kan ada disana... Ingatlah cintaku, kau tak terlihat lagiii..."

    Secret love nya keburu pergii... Sedih amaaat....

    • Life's okay: Matta - Ketahuan

    "Ooo...oo...kamu ketahuan, pacaran lagi dengan dirinya: teman baikku..."

    Hah? Dikhianati pacar dengan temen sendiri and life's still okay? I'm such a tough girl... (Dan ngapain juga aku masang lagu mureeehhh kayak gini ya??)

    • Mental Breakdown: Melly feat Eric - Ada Apa dengan Cinta

    "Ada apa dengan cinta...perbedaan aku dan engkau, biar menjadi bait dalam puisi cinta terindah..."

    Ada apa sih dengan cinta? For that crazy thing can really turn your whole world upside down...

    • Driving: Yovie & Nuno - Menjaga Hati

    "Biarkan aku menjaga perasaan ini...menjaga segenap cinta yang telah kau beri.. Engkau pergi, aku takkan pergi. Kau menjauh aku takkan jauh...Sesungguhnya diriku masih mengharapkanmu..."

    Nyetirnya dengan mata berkaca-kaca....

    • FirstFlashbacks: Jikustik - Samudera Mengering

    "Tak ada yang akan bisa meruntuhkan niatku, tuk bertemu, memluk dan menyanding...meski surya membenamkan tubuhku di lautan, kutunggu sampai samudra mengering..."

    Flashback akan kenangan tentang pantai...cocok tuh, cocok.....

    • Happy dance: Sheila On 7 - Waktu yang Tepat untuk Berpisah

    "Sehangat pelukan hujan, saat kau lambaikan tangan...tenang wajahmu berbisik...inilah waktu yang tepat tuk berpisah..."

    Addduuhhh...itu bisa ga ya diganti bukan happy dancing, tapi farewell dance?

    • Regretting: Acha dan Irwansyah - My Heart

    "Bila kita mencintai yang lain, mungkinkah hati ini akan tegar? Sebisa mungkin tak akan pernah sayangku akan hilang..."

    Menyesali bahwa rasa itu sempat memudar....

    • Long night alone: Padi - Aku Bisa Menjadi Kekasihmu

    "Memaafkan itu tak seberat memindah samudra, tak ada yang paling sempurna...Kuserahkan kepadamu, kepadamu...Aku bisa menjadi kekasihmu..."

    At night, alone, wish that he would ever forgive me, sehingga aku bisa (kembali) menjadi kekasihmu... hahaha.... Bagus juga...

    • Final Battle: Padhyangan Project - Good Bye Ayu

    "Yu...kau memang perkasa, membuat tak berdaya...tinjumu laksana si Rambo...Aku ingin segera putuskan cinta kita...Dan mengucap kata...oh, Good Bye..."

    HUAHAHAHAHA.... Kok ya sampe disini...Cocok tuh, battle pake ada Rambo segala....

    • Death scene: KLa Project - Jarak Dua Kota

    "Sekian jauh perjalanan bersama kita tempuh, di saat mesti bertahan, kita lelah dan kalah... Jarak dua kota kucoba taklukkan, menjemput dikau merangkai kenyatan..."

    Well, ini sih bukan buat death scene, tapi yang breaking up di atas kali
    yee....

  • Ending credits: Gita Gutawa - Bukan Permainan
  • "Kita pisah lagi, balik lagi, pisah lagi... Apa kau mengerti bahwa ini bukanlah, bukan permainan... Kau tak bisa buat ku menangis lagi, kau tak bisa buatku bersedih lagi... Tanpa aku kau akan baik saja, tanpa kau aku akan baik saja..."

    Huehehehe... Akhir yang bagus... Tetep optimis bahwa aku akan baik-baik saja... Bahkan lagu endingnya jadi moral of the story: Love is Not A Game. Well, at least don't play with my heart deeehhhh....

    Seru juga... Jadi inget Ratih, tau ga siiihhh... Soalnya dulu dia yang sellau punya usul theme song untuk kejadian apapun di antara kami.... Hmmm. Sura, Mbak Vivi, Unieq, mau coba???

    Kamis, 21 Februari 2008

    The Songs

    Lagi iseng, dan ketemu posting lamaaaa di blog Desiree. Lucu juga... Walopun nyambung-nyambunginnya rada maksa.
    So, what are my songs?


    1. Put your music player on shuffle.
    2. Press forward for each question.
    3. Use the song title as the answer toeach question.
    4. NO CHEATING.

    1. How am I feeling today?
    Leave Out All The Rest - Linkin Park
    'When my time comes forget the wrong that I've done. Help me leave behind some reasons to be missed. Don't resent me, and when you're feeling empty, keep me in your memory, leave out all the rest'
    (Iya juga siiihhh...Trying to move on and leave out all the memories)

    2. Where will I get married?
    Cosmic Girl - Jamiroquai
    (Hah? Jadi selama ini gua adalah alien?)

    3. What is my best friend's theme song?
    The One and Only - Chesney Hawkes
    'I am the one and only, nobody I'd rather be...'
    Well, itulah kenapa they are my best friends, karena mereka selalu menjadi diri merkea dan membiarkan aku menjadi diriku sendiri (Cieee....Miss you girls,um...and one man, I guess =) )

    4. What was high school like?
    Catherine's Wheel - Rialto
    'Like shooting stars that scratch away at the dark. I know that my fate is sealed On Catherine's wheel'
    (Whuaaa....maksudnya I was a shooting star at the highschool, gitu?)

    5. What is the best thing about me?
    If Life is So Short - The Moffats
    'If life is so short, why won't you let me love you before we run out of time..'
    (Jadi mungkin maksudnya gua selalu nyadar bahwa hidup itu harus disyukuri sebelum jatah hidup kita keburu habis kali ya...)

    6. How is today going to be?
    Kubenci Kau dengan Cintaku - Tito Cilapop
    'Duhai cinta, tataplah aku disini tetap menatapmu...walau perih, terus kausakiti, aku tetap mengharapmu..'
    (Wah, siapa nyanyi buat siapa nih?)

    7. What song describes my parents?
    Rasa yang Tertinggal - ST12
    'Dapatkah ku mengatakannya...Perasaan yang kupunya'
    (I know they never tell me, but I know that they DO love me sooo... Love you, Abah-Mama...)

    8. How is my life going?
    Invincible - Clay Aiken
    'If I was invincible, then I could just watch you in you room...'
    (Halah. Kesannya desperado amat. Tapi kadang2 iya juga siiiyyy...)

    9. What song will they play at my funeral?
    Way Back into Love - OST Music & Lyrics
    (Kembali ke Cinta yang hakiki...)

    10. How does the world see me?
    Para PencariMu - Ungu
    'Akulah para pencariMu Ya Allah..Akulah yang merindukanMu Ya Robbi'
    (I do feel like this song lots of this time, tapi soal bahwa dunia melihatku seperti itu apa enggak...Ragu deh aku...)

    11. What do my friends really think of me?
    Sebelum Cahaya - Letto
    'Perjalanan sunyi yang kau tempuh sendiri, kuatkan hatimu Cinta... Ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri, temani hatimu Cinta'
    (Whuaaa.... Love you too guys, I know you will always stand beside me...)

    12. How can I make myself happy?
    You and Me Song - The Wannadies
    'It's always you and me...always, and forever ...you and me...Always and forever...'
    (I just need to be together with people I love to be happy... Iya bangeeeeettttt....Aduh, jadi tambah kangen rumah euy...)

    13. What should I do with my life?
    Apologize - One Republic
    'It's too late...to apologize...'
    (Well, kayaknya memang I do have to apologize to some people, hopefully it's not too late yet)

    14. Will I ever have children?
    Fly Me to The Moon - Matt Dusk
    'Fly me to the moon, and let me play among the stars...'
    (Well, kalo aku ketemu seseorang yang bisa fly me to the moon, I will ..., and I will play among the stars with my children =) )

    15. What is some good advice?
    Falling Down - Duran Duran
    'Because I'm falling down, With people standing round, But before I hit the ground is there time could I find someone out there to help me?'
    (Jadi...advisnya adalah...sebelum telat, carilah seseorang untuk menolong...Gitu kali ya...Bagus juga, secara akhir2 ini selama masa Orientasi aku serrrriiiiiiiing banget denger kalimat semacam itu dari para staf)

    16. What do I think my current theme song is?
    Spiderman's Theme - Michael Buble
    'Spiderman, spiderman...friendly neighborhood spiderman. Wealth and fame he's ignored..Action is his reward'
    (I'm the heroooooo.....!!! Keren ya?)

    17. What does everyone else think about my current life?
    Thank's for The Memories - Fall Out Boys
    'One night and one more time...Thanks for the memories, even though they weren't so great. He tastes like you only sweeter'
    (Masa sih? My memories about my CURRENT life would be great!!! And I don't think he's sweeter than me...)

    18. What type of men do you like?
    Sebuah Kisah Klasik untuk Masa Depan - Sheila On Seven
    'Mungkin diriku masih ingin bersama kalian..Mungkin diriku masih haus sanjungan kalian'
    (Bisa diinterpretasikan dengan 2 cara, aku suka orang yang bisa bersamaku dan membuatku merasa tersanjung, atau...aku sukaaaa....sama tampangnya Duta...Manis banget...)

    19. With whom will you get married?
    Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki - Sheila On 7
    'Sifatmu nan slalu redakan ambisiku...Tepikan khilafku dari bunga yang layu. Saat kau disisiku, kembali dunia ceria...Tegaskan bahwa kamu: Anugrah terindah yang pernah kumiliki....'
    (Amiiinnn.... Semoga memang nanti bisa bersama seseorang yang bisa membuat duniaku selalu ceria, dan adalah anugrah terindah dari Tuhan untukku)

    20. What should I do with my love life?
    Answer the Phone - Sugar Ray
    'Answer the phone..I know that you're home. I want you get alone...an do it again, do it again...'
    (Jadiiiii...haruskah kami saling berkomunikasi kembali? Haha. We'll se abou that....)

    21. Where will you live?
    Lovefool - The Cardigans
    'Love me...love me, say that you love me.... I can't care bout anything but you...'
    (Gini kali ya...I'll live anywhere someone will always say that he loves me)

    22. What will your dying words be?
    Menjaga Hati - Yovie & Nuno
    'Biarkan aku menjaga perasaan ini...Menjaga segenap cinta yang telah kau beri'
    (Nah...ini artinya cinta sampai mati...)

    23. When I'm alone at home, I say..
    Where'd You Go - Fort Minor
    'Where'd you go... I miss you so, seems like it's been forever since you've been gone. Please come back home'
    Iya. Bener. Kalo lagi sendirian di kost jadi inget rumah...Seems like it's been forever since I've been gone

    24. When I meet a guy/girl for the first time I say...
    Jenny - The Click Five
    'First you say won't, then you say you will...You keep me hanging on, and we're not moving on..'
    (Huahahaha...Iya, bete banget kalo serba ga jelas dan 'digantung' gitu. Tapi masa baru pertama udah ngomel2??"

    Minggu, 17 Februari 2008

    Rasis dari Bahasa?

    Oke, walaopun mungkin penggunaan Bahasa Indonesia aku secara baik dan benar berada pada level yang nyaris mengecewakan (apalagi penggunaan 'secara' yang sering diprotes temen2), aku merasa cukup nasionalis. Maksudku, aku bangga lagi jadi warga negara Indonesia. Iya sih...banyak masalah. Tapi, negara mana sih yang ga banyak masalah? Dan, banyak masalah sama sekali ga berarti Indonesia ga punya nilai plus dibanding negara lain kan?
    Dan aku belum pernaah kepikir mau tinggal secara permanen di negara lain. Aku tuh Indonesia banget lagiii....
    Hmm...sebelum aku mulai melantur kemana-mana, mari perjelas inti posting ini. Sebagai perantauan di negara orang, betapa senangnya aku bisa berbahasa Indonesia... Memang sih, salah satu kenalan yang juga berasal dari Indonesia tapi rada males ngumpul2 bareng sama sesama Indonesian Students pernah ngomong: "I can have like 2,5 million of Indonesian back home. I already have too much Indonesian in my life!". Gua manggut2 waktu itu...Secara, she's got a point there. Lha, wong kita di Ostrali, masa tetep mau maen sama orang Indonesia ajah? Tapi jujur, gua ga bisa begitu aja lari dari comfort zone nya aku di sekeliling My Indonesian Fellows. Berada di antara mereka sambil ngobrol (dalam bahasa Indonesia, pastinya) membuat gua merasa lebih 'aman' disini...
    Nah, soal ngobrol pake bahasa sendiri nih ya...kalo misalnya kita di negeri orang...terus ketemu sama temen sebangsa senegara sebahasa gitu... Salah ga sih kalo kita ngomong pake bahasa kita sendiri, dan bukannya pake bahasa negara tersebut? Selama ini sih, aku ga pernah terlalu mempermasalahkan soal itu, bahkan salah satu hal yang menurut aku sangat menarik soal Melbourne adalah betapa multi kulturnya daerah Melbourne dan sekitarnya ini (termasuk Clayton alias Klaten nya Ostrali) bisa diliat dari banyaknya bahasa yang terdengar digunakan dalam percakapan sehari-hari dimana-mana. Maksudku, dalam kereta kita bisa mendengar orang-orang berbicara dalam 5-6 bahasa yang berbeda gitu....
    Tapi kayaknya, ga semua orang berpikiran sama, dan banyak orang yang betul2 mengimplemetasikan peribahasa: masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kuda, meringkik (emang bener ada peribahasa kayak itu, gitu? gua aja ragu...)
    Bermula dari isengnya aku ngeliat2 iklan 'wanted' di Monash Marketplace. Salah satu iklan menyebutkan mencari cleaner (bisa diterjemahkan secara sederhana sebagai tukang bersih-bersih). Iklan itu menyebutkan bahwa applicant harus punya mobil sendiri (masih wajar), dan berbicara dalam suatu bahasa tertentu (I leave the language unwritten, free your imagination to guess what kind of language is wanted... =) ). Reply yang masuk di awal2 nadanya nyaris sama: "You're in Australia, dude. SPEAK ENGLISH!". Hmmm.....
    Nah, terus tadi siang Linda cerita soalpengalaman dia di kereta api. Waktu itu dia dan temen2 nya baru pulang dari Mesjid Westall. Ya kebayang dong betapa heureuy nya kalo para cewek udah pada ngumpul setelah sekian lama ga ketemu (secara aku juga bakalan gitu deh...). Nah, mereka kan ber-ngobrol ria (satu lagi bentuk ketidakpatuhanku pada Bahasa Indonesia yang baku) pake bahasa Indonesia berbumbu dialek Jakarta ('lu', 'gua', de el el...). Tiba-tiba aja, mereka dibentak salah satu penumpang (penggunaan kata 'dibentak' menunjukkan bahwa teguran dalam nada yang ramah sama sekali tidak dipergunakan). Si orang Ostrali itu ngomong: "Hey! You're in Australia. You should speak in English!!! This is not Asia!!!". Yah, kurang lebih kayak gitulah. Sori kalo ga persis amat, secara aku kan (Alhamdulillah) ga berada di tempat kejadian... Linda ce es langsung pada kaget dan termangu...(atau terpana?). Nah, yang menarik adalah, salah satu orang Ostrali yang juga ada di kereta itu (kata Linda dia lagi ngutek2 laptop, dan gua langsungberasumsi bahwaq si orang Ostrali baik hati ini cukup berpendidikan) malah ngebelain Linda ce es (yang tidak sanggup berkata-kata, jelas bukan karena kagum sama orang Ostrali yang jahat). Kata si orang Ostrali yang baik hati: "Hey, you should respect them to use their own language.." (Sekali lagi, maafkan penulis untuk tidak terlalu akurat dalam penyampaian, lihat alasan di atas sebelumnya). Jadi, yang ada malah adalah perdebatan antara orang Ostrali yang jahat dan orang Ostrali yang baik hati itu...
    Hmm....
    Aku pribadi sih, menganggap bahwa si orang Ostrali yang jahat itu rasis. Toh, Linda ce es yang malang tidak memaksakan untuk berbicara dalam Bahasa Indonesia dengan si orang Ostrali itu sebagai lawan bicara.
    Tapi.... jadi rada mikir juga. Mungkin seharusnya kita memang jangan terlalu heureuy ber ngobras-ngobras ria dengan bahasa kita sendiri kalo di tempat umum. Walopun, sangat wajar kalo kita secara naluriah dan instingtif (kata-kata yang keren.. how smart I am...) langsung bicara pake bahasa kita kalo memang ketemu sodara sebangsa....

    Selasa, 12 Februari 2008

    Things are Different Here

    Mari mengingat-ingat, tanggal berapa kah aku sampe di kota kecil ini? Tanggal 4 Januari. Berarti udah sebulan lebih aku disini... Still trying to adapt. Terutama dengan cuacanya yang saat aku mengetik posting ini pun, dengan suksesnya membuatku menggeletar kedinginan (kalo ga salah 14 derajat deh...). Yah, at least, aku udah brenti mengomel kenapa summer tetep sedingin ini. Omelanku berganti dengan doa supaya aku bisa bertahan di winter nanti...
    Bener juga kata Abah, kadang-kadang kita melihat suatu gunung dari kejauhan yang seakan-akan tinggi banget, tapi begitu kita udah sampai puncaknya, ternyata ... Hehehe... Bukannya aku udah terbiasa banget dengan kehidupan di luar negeri. lha, ke luar negeri ya baru sekali ini. Tapi ternyata, ga sebegitu 'men-shock-kan' (red: mengejutkan) nya kok... Well, ya...mungkin juga karena toh aku tetep aja lebih banyak bergaul dengan sesama Indonesian students.
    Eniwei, things are different here. Dan aku mulai belajar menyesuaikan diri dengan segala sesuatu yang serba otomatis...tadi sore aja waktu nyuci quilt di Laundry, aku dengan excitednya memotret slot koin di mesin cuci..untung di laundry ga ada orang, yang bakal menatapku dengan wajah prihatin atau mencela melihat kenorakan gadis manis yang satu ini. Mulai terbiasa men'jeglek'kan metcard di bus, dan udah mengerti serta mempraktekkan betapa 'Sunday Saver' adalah solusi penghematan yang tepat untuk tujuan wisata. Salah satu yang aku seneng banget adalah betapa sistematisnya sistem transportasi disini, dan ONLINE! Kalo mau pergi-pergi, aku tinggal buka www.metlinkmelbourne.com.au atau www.whereis.com.au, masukin tujuan dan starting pointnya... Keluarlah instruksi gimana cara sampai di tujuan... Bagus dan sangat membantu banget buat daku yang selalu disorientasi arah ini. Tapi sistem yang sistematis ini (hmm...repetisi yang aneh) kadang-kadang nyebelin banget... Sistem lampu merah untuk nyebrang jalan itu lhoooo..... Kalo di minggu-minggu awal aku dengan patuhnya berdiri seperti anak kelici yang menunggu induknya di samping lampu merah untuk menyeberang jalan (walopun dalam radius pandangan mata tidak ada kendaraan bermotor yang berpotensi mencelakakan penyeberang jalan), sekarang... gua bakal lirik kiri, noleh ke kanan, daaaan...LARIIIIII.....(sambil berdoa, semoga ga ada polisi yang lewat).
    Jadwal keseharianku juga jauuuuuhhhh banget dibanding di Banjar dulu. Waktu IAP dulu, kelas baru mulai jam 11 siang, and it means I have almost no reason to wake up early. Kalo di Banjar kan aku bakal bangun jam 05.15 - 05.30, dan berangkat dari rumah jam 06.30 - 06.45. Disini?? Ga mau jawab ah, maluuu....
    Kalo di Indonesia gua nyampe kampus jam 08.00 - 08.30, disini jam segitu aku bakal menarik selimutku kembali.
    But still, I am a nocturnal species, tertidur dimana-mana di siang hari, tapi insomnia alias bangun dengan manisnya di tengah malam hingga menjelang dini hari....(FYI, sekarang udah jam 2.03 AM, dan aku masih teguh di depan lappy tanpa rasa kantuk).
    Oh iya...satu lagi yang menurutku adalah perubahan yang sangat signifikan: AKU MEMASAK!!! IYaaaaaaa..... Memasak yang serius, bukan cuma sekedar bikin Indomie doaaanggg!! Bangga deh aku. Sebelumnya aku dan 'masak-memasak' kan bagaikan dua garis lurus yang sejajar satu sama lain, alias ga nyambung aja...dengan kata lain, selama aku masih bisa menciptakan alasan supaya tidak usah memasak, ya aku ga bakalan memasak. Tapi disiniiii....Ya, masih dengan bumbu-bumbu instan andalan sih... Tapi dengan bangga aku umumkan bahwa sekarang aku udah bisa belanja, prepare buat masak, dan memasak makananku sendiri... Wah, sebelumnya mana pernah kebayang sih aku bakalan dengan rajinnya nongkrong di dapur untuk memotong-motong ayam, merebus daging, mengupas bawang dan mengiris wortel? "Apa kata duniaaaa...." komentar Emil waktu dengan herannya dia mendengar berita dariku bahwa aku memasak sendiri disini...
    Still, masih banyak hal yang harus aku lalui disini...Fiuuhhh... hopefully I can go through it...

    Play List di Minggu ini

    Salah satu program yang secara refleks dan otomatis kuaktifkan di laptop adalah, apalagi kalo bukan Winamp. (Sebenernya, setahunan yang lalu sih...Zuma...Hahaha...). Aku pokoknya ga bisa mikir dengan optimal maksimal dan rasional kalo ga sambil dengerin musik. Dan kalo lagi 'kena' banget sama suatu lagu, bisa aja dalam sehari lagu itu diputar sampe 37 kali... Biasanya playlist di winampku bakalan awet sampai mood aku udah berubah lagi. Dan selama entah berapa hari ini, ada beberapa lagu wajib yang selalu dengan betahnya merajai list 'wajib setel' nya aku:

    1. Apologize - One Republic
      'It's too late...to apologize... '
      Lagunya enak, dan kayaknya bisa jadi andalan kalo lagi sebel sama orang dan belum siap untuk memaafkan
    2. Menjaga Hati - Yovie & Nuno
      'Biarkan aku menjaga perasaan ini, menjaga segenap cinta yang telah kau beri
      engkau pergi aku takkan pergi, kau menjauh aku takkan jauh'
      Bohong banget kalo bilang ga pernah denger lagu ini...Helloooo.... ??? Kemana aja?? Farah, housemate gua yang dari Malaysia aja kemaren dengan penuh semangat mengabarkan betapa dia lagi suuuuuukaaaa sama lagu ini. And it IS such a sweet song... Aduuhhh... coba 'dia' yang satu itu yang menyanyikan lagu ini untukku yaaaa... Meleleh deh.... (meleleh? coklat gitu?)
    3. Untukku - Versi Ihsan
      hehehe...Thank's banget buat Forum Ihsanis, gua bisa mendownload lagu yang dinyanyiin Ihsan waktu Big 3 Indonesian Idol 2006 kemaren. And for me, it was his BEST performance ever... (Dimas Jay sampe nangisss.....). Feel-nya dapet bangeeeet.... And one thing for sure, Ihsan look so drop-dead-gorgeous, insanely good looking di sini... Ihsan...kalo aku memamg untukmu, aku relaaaaaa!!!!
      Jadiii... adakah yang bersedia menungguku 'walau ke ujung dunia...meski ke tujuh samudera'?. Oh iya, lagu ini berhasil menggeser posisi Kekasih Gelapku-Ungu sebagai official ringtone nya aku...
    4. Sorry, Blame it On Me - Akon
      'even though the blame on you, I'll take the blame from you, and you can put the blame on me...'
      So touching... Dan sering bikin aku mikir, have I told some people that I'm sorry...? Baca deh liriknya, and think about it...
    5. Nothing Last Forever - Maroon 5
      'nothing last forever, but be honest..it hurts but it might be the only way...'
      Lagu yang 'aku dan dia' banget... Kayaknya memang mesti seperti ini. Daripada kami terus menerus saling menyakiti satu sama lain...
    6. Pachelbel Canon in D Major
      Duluuuuu banget, di rumah pernah ada kaset lagu klasik, and this one has always been my favourite, walopun gua ga pernah hafal judulnya apa sampe sekitar 3 tahunan yang lalu, waktu lagu ini jadi OST drama asia (Jepang apa Korea ya?). Cocok banget buat disetel untuk semua suasana hati. Komposernya pasti jenius banget....
    7. Leave Out all the Rest - Linkin Park 'I'm strong on the surface, not all the way through...I've never been perfect, but neither have you...'. Seneng banget deh sama lagu ini. Didengernya enak, dan liriknya juga dalem... Linkin' Park memang ga ada matinya yaa.... Chester tuh satu-satunya orang yang bisa bikin teriakan musik rock terdengar merdu, bukannya malah bikin sakit kepala kayak lagu rock yang lain...

    Hmm... sebenernya sih, isi playlist aku masih lebih banyak lagi. Tapi untuk sementara ini, entah sampai kapan, lagu-lagu di atas akan tetep aku masukin di playlist...



    Sabtu, 02 Februari 2008

    Given to Me, and I'm Going to Give It...

    Wah, lama juga nih ga posting-posting di blog. Terakhir kapan ya? Dari 2-3 hari yang lalu sempet buka sih, dan ternyata.....jreng jreng... ! Aku dapet award euy! Dari si Unieq. Senang... yah, walopun rada bingungjuga, secara ini pertama kali dapat ginian, nih mau diapain yaaaa.... Nah, setelah lirik-lirik blog-blog lain, maka sepertinya si award adalah semacam piala bergilir gituuu... Jadi, sekarang kedua award yang aku terima akan diteruskan kepada....
    Eh, bentar.
    ...
    ...
    Yang pertama kali dari Unieq kan kayaknya ada tiga macam tuh, rada bingung, aku dapet tiga-tiganya ato cuma salah satu aja ya? Kayaknya salah satu aja. Ya udah deh, satu aja, yang Nice Matters ya...
    Sampai mana tadi?
    Oh iyaaa..... The award aku teruskan kepada:


    Nice Matters Award, aku serahkan kepada Thea Rizkia, horee....keplok keplok.... Kenapa Thea yang aku pilih? Karena isi blog Thea is always nice and positive. Hal-hal yang mungkin keliatannya kecil, tapi menyenangkan. From her writing, it seems that she really understand that life is built of nice little things. Even big things made of little things. So, Thea, keep your positive attittude, and keep shining yaa......


    Nah, ada lagi yang kedua nih. Not exactly an awrd, tapi sebuah kontrak. Here it is :
    Isi kontraknya (selalu, bacalah sebelum menandatangani apapun!):

    And here's the contract!
    After serious and cautious consideration...your contract of friendship has been renewed for the New Year 2008! It was a very hard decision to make. So try not to screw it up!!!

    My Wish for You in 2008
    • May peace break into your house and may thieves come to steal your debts.
    • May the pockets of your jeans become a magnet of $100 bills.
    • May love stick to your face like Vaseline and may laughter assault your lips!
    • May your clothes smell of success like smoking tires!
    • May happiness slap you across the face and may your tears be that of joy.
    • May the problems you had forget your home address!
    • In simple words ...May 2008 be the best year of your life!
    ...
    ..
    Oke, udah aku tandatangan yaa.... Lengkap dengan a wish that all that I have signed will come true, so help me God!
    Nah, kontrak yang sama kan aku serahkan kepada... Taibah, a very good old friend of mine, yang (kayaknya) belum bosen temenan sama aku semenjak kelas 2 SMU sampai aku lagi kuliah S2 sekarang. And believe me, she really deserves this contract, for she's also one of the best friend on earth.

    Okeeeehhhh.... Hutangku lunas yaaa.... Hahahaha...kayak apaan aja, hutang segala. Buat Unieq, makasih banyak atas awardnya. Sering-sering aja.
    So, everyone, have a wonderful week-end! I know I would have one... =)

    (Buat yang dapet award dari aku, don't forget to pass it on yaaa....)

    Kamis, 24 Januari 2008

    Choose 10 out of 15

    Hmm...selain masalah time management yang ironic it, hari ini cukup menyenangkan, diliat dari segi cuaca yang cukup bersahabat. Berada dalam kisaran 25-29 sudah cukup membuatku bersyukur. Jadi, karena mood nya lagi mendingan dibandingkan kalo lagi kedinginan, aku dengan penuh rasa ikhlas akan menepati janji untuk memposting mengenai tugas di IAP tentang memilih siapa saja yang layak diselamatkan dari kehancurleburan dunia.
    Jadi gini, kita ceritanya adalah anggota tim yang harus memilih 10 out of 15 people to be rescued dari radiasi nuklir yang menimpa dunia yang malang ini. Kenapa cuma 10? Karena di bunker perlindungan makanan dan tempat yang tersedia hanyalah untuk 10 orang. Kenapa disediakan 15 orang? Kagak tau. Pokoknya tugasnya ya itu...
    Inilah orang-orang yang akan jadi terpilih. (Oh iya...tetep kutulis dalam bahasa Inggris ya, siapa tau interpretasi aku beda sama kalian-kalian).
    "You are a member of a team who has to select 10 people out of 15 applicants to go into shelter that will protect them from radiation, so that when the worst of danger has past, they can begin to repopulate the earth and start civilization all over again"
    The applicants are...
    1. A pregnant, unmarried woman, 23, who is blind
    2. A male student, 19, who is studying to be a Buddhist monk
    3. A 75 year old artist, who is a skilled builder
    4. A 12 year old girl and her twin who is very sick (they can't be separated, so taking her counts as taking 2 people)
    5. A homo sexual male with qualifications in agricultural engineering
    A mother of 3 (but her children are not with her), 60 years old
    7. A violent man, 24, who has just graduated as a doctor
    8. A female pop artis, 30, who hates being in confined spaces
    9. A female doctor of philosophy, 54, with knowledge of traditional medicine
    10. A black male athlete
    11. A female computer expert who is a member of Greenpeace, but she is infertile
    12. A politician who is very wealthy and powerful in international business
    13. A male primary school teacher who is racist
    14. A baby girl, 6 months old
    15. A paraplegic, who was a nurse before he had a car accident

    Jadi...siap dengan keputusan Anda?
    Mari bandingkan dengan siapa saja yang udah kupilih:
    1. Hmm...Let's take her with us. Lumayan, hitungannya yang terselamatkan 2 orang...dan...untuk tujuan repopulate!
    2. Cowok, masih muda, jadi dia kayaknya cocok untuk tenaga buruh. I'll take him.
    3. Udah tua sih... but it's the skill that he had! Dia jadi mandornya, yang lain jadi buruhnya.
    4. Aduuuhh... maaf ya Dik, tapi... ga usah aja kali ya... Temanilah sodaramu hingga tepian waktunya
    5. Yap! Mari bercocok tanam dengan orang ini sebagai ahlinya begitu keluar dari bunker nanti
    6. Ibu-ibu... Tapi motherhood nature, itu penting!!!
    7. KAGAK!!! Iya...iya... tauuu... Dia dokter, dan semua orang perlu dokter. Tapi he is VIOLENT! Kalo violet sih masih mending... Kalo perlu, si dokter teh vokalis Ungu sekalian!!! (Halah, tambah kagak nyambung...tapi, mau deh kalo Pasya yang jadi dokter)
    8. Uuummmm.....Iya deeeeeeeeeh. Walopun rada berat. Mau ngapain juga? Yang ada dia ngomel melulu. Bikin pusing. Menghadapi kehancuran dunia sudah cukup bikin desperate. Tapiii... ya dia pas tuh untuk tujuan repopulation.
    9. Iya dwooongg..... Go back to nature aja buat keperluan pengobatan... Mending ini daripada dokter-kejam-kandidat-nomer-delapan di atas
    10. Betuuuul sodara-sodara... Definetely gua bawa untuk dijadikan tenaga buruh
    11. Iya. Infertile sih, tidak menguntungkan untuk tujuan populasi. Tapi keahlian komputernya itu, somehow, bakal bawa untung (halah, emang dagang?)
    12. Nope. Never in favor for politic anyway.Lagian duit segitu banyak juga mau dipake buat apa coba? Mau dagang? Mau bisnis? Hellooooo.....???
    13. Terima kasih...sudah kenyang dengan segala macam isu rasisme... Kagak jaman banget sih masih rasis di ari kayak gini? (Baidewei, seneng banget ga sih dengan Barack Obama? Gua suka lho...)
    14. Aduuh... adek bayi... Kok ya aku ga tega membiarkan dia di dunia yang tidak jelas... Jadi..kayaknya mendingan enggak deh.
    15. Iya. Lumpuh nya mungkin bikin rada susah kali ya...tapi kan dia bisa ngasih instruksi kalo diperlukan...

    Jadi, gimana...gimana... Kalo kalian, pilihnya siapa aja nih???
    Sekedar info ya...dari 5 kelompok di kelas, jawabannya beda-beda semua. Dan yang dipilih oleh semua kelompok cuma dua orang. Si agricultural engineer itu (no.5), sama black male athlete (no.10).