Rabu, 14 April 2010

(Masih) soal My Personal Projects

Ini sebenernya posting lanjutan dari posting sebelumnya. Soalnya kalo dijadiin dalam satu posting, panjang banget ternyata…

Karena semangat dari adek-adek saya baik melalui Fansite IC L maupun melalui Facebook, saya lalu mencoba menulis cerita yang baru.

Sesuai jam biologis saya yang biasanya, saya baru menemukan ide untuk judul cerita ini jam 1.30 dini hari. Saya memutuskan memberinya judul : “I Love You, I Love You Not”. Sekitar 1-2 hari setelah cerita ini diposting, ada Twit yang menyebut cerita itu ILYILYN. Saya nyengir. Iya ya… bagus juga… Lucuuu…


Kalau JADOJC lebih mengikuti selera pasar, untuk ILYILYN ini saya jadi agak idealis. Walopun beberapa protes masuk, kenapa si ini ga dimasukin, kenapa si ini dipasangkan sama itu, kok si anu naksirnya malah sama si itu sih, kan lebih cocok sama si ini…


Beberapa malah bilang kalo belum dapet gregetnya, ga kayak JADOJC. Heheheh… ya gitu, sindrom setelah karya pertama kali yaa…


Apalagi, di JADOJC, bukannya GR, tapi saya berhasil mempopulerkan beberapa istilah untuk menyebut Ozy. Tadinya rata-rata komentar tentang Ozy adalah senyumnya manis, lucu, imut. You know, those standard terms. Tapi semenjak JADOJC beredar, dimana saya mulai memperkenalkan istilah senyuman yang bagaikan senyuman malaikat untuk mendeskripsikan senyuman Ozy, para Freenzy lalu menyebut senyuman Ozy sebagai… senyuman seorang malaikat.


HUAHAHAHAHA…

Belum lagi waktu saya menggunakan istilah macam : cowok-dengan-senyuman-yang-lebih-manis-daripada-5-liter-sirup. Tiba-tiba banyak yang menggunakan istilah itu waktu membicarakan Ozy.

That’s my dear, is something that I call the power of words ^_^


Sayangnya, dalam ILYILYN, saya belum berhasil menemukan istilah yang bisa “mengikat” pembaca sampai semacam itu.

Paling pol cuma sebutan “Bang Ozy” aja. Itupun banyak yang protes. Menggelikan, kata mereka.

Iya sih.


HUAHAHAHAHAHA…!!! Saya aja geli kok nulisnya.


Tapi, itu semua adalah masukan bagi saya. Saya tetep jalan. Sekali ini, saya ingin menguatkan karakter, jadi bukan cuma pasang nama adek-adek kontestan IC itu.


Alhamdulillah, sambutannya cukup positif. Terutama pas bagian Prolog. Pas masuk ceritanya sendiri, komennya naik turun. Yah, namanya juga ABG ya, jadi komentar yang masuk, kalo pas bagian Ozy-nya banyak, anak-anak Freenzy seneng, anak-anak Rise pada nyariin Rio. Kalo cerita lagi berfokus pada Rio, RISE langsung bilang ceritanya keren, yang Freenzy langsung nanya, Ozy-nya manaaa??


Huahahahaha…. Saya SUKA mengaduk-aduk emosi mereka ^_^

Sudah dua minggu saya menggarap ILYILYN. File yang saya beri nama PROYEK 4 *waktu itu belum dapet judul* berdasarkan info yang saya liat di lappy saya dibuat pas tanggal 1 April. Ceritanya sendiri baru diposting sekitar 4-5 terakhir ini.

Aslinya, saya sudah mengetik sampai 85 halaman, tapi yang dipublish di fansite baru sampai part 9. Dan itu belum taaamaaaattt!!! Duh. Saya aja sampai geleng-geleng kepala sendiri. Soalnya saya suka tiba-tiba punya ide untuk bikin scene tambahan.


Saya sempet agak ragu sih sama cerita ini, karena kalo di cerita sebelumnya Ozy itu diprofilkan sebagai cowok idola banget, disini dia malah saya bikin jadi anak yang “cacat” abis kelakuannya. Untunglah pembaca ga pada protes, malah pada seneng… Heuu…


ILYILYN ini juga saya lebih serius nulisnya. Saya sambil browsing tips-tips menulis. Googling tentang apa saja yang lagi ngetrend di kalangan anak muda. Saya sampai dengan penuh perhatian memperhatikan tipe-tipe mobil yang lewat di jalan dalam perjalanan pulang-pergi ke kantor hanya untuk mencari tipe mobil yang paling cocok untuk dipakai tokoh utama.
Bikin matriks tokoh, kayak yang disarankan Adhitya Mulya.

Dan kejadian itu terus berulang, saya berangkat tidur sambil membayangkan berbagai adegan yang menunggu untuk dinarasikan dalam ILYILYN.

ILYILYN memang berbeda dari JADOJC. Tapi ada satu kesamaan: pengerjaan kedua proyek ini membuat saya senang. Menjadi ekstasi baru bagi saya. Both of them successfully put a big grin on my face. Oh, okay. It's not just a big grin. It's a BIG SILLY GRIN. Sampai Sunardi, kolega saya, kesel sendiri, dan menulis gini di Fesbuk saya: "berhentilah menjadi seorang ABG berusia 29 tahun, masih banyak realita lain dalam hidup ini selain dodol-dodol itu"

HUAHAHAHAHA...
Ah, biarin ah... Bodo ;p. Saya hepi ini kok...

Ada yang penasaran sama JADOJC? Salah seorang adek saya dengan baik hatinya bikin link lengkap di blognya untuk bisa membaca cerita saya *Makasih ya Sakuraaa…^_^*.


Coba deh, liat di link yang dibikinin Sakura ini.



Link untuk cerpen saya yang Acha dan Sang Burung Kenari Kuning juga bisa diliat disitu. Proyek ILYILYN yang ditampilkan Sakura disitu adalah link untuk yang versi blog dalam fansite, jadi navigasinya jauh lebih gampang untuk baca dari satu part ke part lainnya. Tinggal klik Next Post atau Previous Post di bagian bawah posting.


Kalo sempet, please have a look. And I would really appreciate it kalau anda bersedia memberikan kritik dan masukan. Karena saya tidak ingin JADOJC menjadi satu-satunya tulisan saya.


2 komentar:

  1. kak tami... hm, masalah yang sama... but, lanjut terus kak.


    tenang kalau kakak terus semangat yuli sih yakin banget tulisan kk g cuma JADOJC.. tapi akan lahir banyak tulisanlainnya like ILYILYN.. ^^

    BalasHapus
  2. kak ami, kok aku susah banget ya nyari yang JADOJC??? huhuhu

    BalasHapus

Rabu, 14 April 2010

(Masih) soal My Personal Projects

Ini sebenernya posting lanjutan dari posting sebelumnya. Soalnya kalo dijadiin dalam satu posting, panjang banget ternyata…

Karena semangat dari adek-adek saya baik melalui Fansite IC L maupun melalui Facebook, saya lalu mencoba menulis cerita yang baru.

Sesuai jam biologis saya yang biasanya, saya baru menemukan ide untuk judul cerita ini jam 1.30 dini hari. Saya memutuskan memberinya judul : “I Love You, I Love You Not”. Sekitar 1-2 hari setelah cerita ini diposting, ada Twit yang menyebut cerita itu ILYILYN. Saya nyengir. Iya ya… bagus juga… Lucuuu…


Kalau JADOJC lebih mengikuti selera pasar, untuk ILYILYN ini saya jadi agak idealis. Walopun beberapa protes masuk, kenapa si ini ga dimasukin, kenapa si ini dipasangkan sama itu, kok si anu naksirnya malah sama si itu sih, kan lebih cocok sama si ini…


Beberapa malah bilang kalo belum dapet gregetnya, ga kayak JADOJC. Heheheh… ya gitu, sindrom setelah karya pertama kali yaa…


Apalagi, di JADOJC, bukannya GR, tapi saya berhasil mempopulerkan beberapa istilah untuk menyebut Ozy. Tadinya rata-rata komentar tentang Ozy adalah senyumnya manis, lucu, imut. You know, those standard terms. Tapi semenjak JADOJC beredar, dimana saya mulai memperkenalkan istilah senyuman yang bagaikan senyuman malaikat untuk mendeskripsikan senyuman Ozy, para Freenzy lalu menyebut senyuman Ozy sebagai… senyuman seorang malaikat.


HUAHAHAHAHA…

Belum lagi waktu saya menggunakan istilah macam : cowok-dengan-senyuman-yang-lebih-manis-daripada-5-liter-sirup. Tiba-tiba banyak yang menggunakan istilah itu waktu membicarakan Ozy.

That’s my dear, is something that I call the power of words ^_^


Sayangnya, dalam ILYILYN, saya belum berhasil menemukan istilah yang bisa “mengikat” pembaca sampai semacam itu.

Paling pol cuma sebutan “Bang Ozy” aja. Itupun banyak yang protes. Menggelikan, kata mereka.

Iya sih.


HUAHAHAHAHAHA…!!! Saya aja geli kok nulisnya.


Tapi, itu semua adalah masukan bagi saya. Saya tetep jalan. Sekali ini, saya ingin menguatkan karakter, jadi bukan cuma pasang nama adek-adek kontestan IC itu.


Alhamdulillah, sambutannya cukup positif. Terutama pas bagian Prolog. Pas masuk ceritanya sendiri, komennya naik turun. Yah, namanya juga ABG ya, jadi komentar yang masuk, kalo pas bagian Ozy-nya banyak, anak-anak Freenzy seneng, anak-anak Rise pada nyariin Rio. Kalo cerita lagi berfokus pada Rio, RISE langsung bilang ceritanya keren, yang Freenzy langsung nanya, Ozy-nya manaaa??


Huahahahaha…. Saya SUKA mengaduk-aduk emosi mereka ^_^

Sudah dua minggu saya menggarap ILYILYN. File yang saya beri nama PROYEK 4 *waktu itu belum dapet judul* berdasarkan info yang saya liat di lappy saya dibuat pas tanggal 1 April. Ceritanya sendiri baru diposting sekitar 4-5 terakhir ini.

Aslinya, saya sudah mengetik sampai 85 halaman, tapi yang dipublish di fansite baru sampai part 9. Dan itu belum taaamaaaattt!!! Duh. Saya aja sampai geleng-geleng kepala sendiri. Soalnya saya suka tiba-tiba punya ide untuk bikin scene tambahan.


Saya sempet agak ragu sih sama cerita ini, karena kalo di cerita sebelumnya Ozy itu diprofilkan sebagai cowok idola banget, disini dia malah saya bikin jadi anak yang “cacat” abis kelakuannya. Untunglah pembaca ga pada protes, malah pada seneng… Heuu…


ILYILYN ini juga saya lebih serius nulisnya. Saya sambil browsing tips-tips menulis. Googling tentang apa saja yang lagi ngetrend di kalangan anak muda. Saya sampai dengan penuh perhatian memperhatikan tipe-tipe mobil yang lewat di jalan dalam perjalanan pulang-pergi ke kantor hanya untuk mencari tipe mobil yang paling cocok untuk dipakai tokoh utama.
Bikin matriks tokoh, kayak yang disarankan Adhitya Mulya.

Dan kejadian itu terus berulang, saya berangkat tidur sambil membayangkan berbagai adegan yang menunggu untuk dinarasikan dalam ILYILYN.

ILYILYN memang berbeda dari JADOJC. Tapi ada satu kesamaan: pengerjaan kedua proyek ini membuat saya senang. Menjadi ekstasi baru bagi saya. Both of them successfully put a big grin on my face. Oh, okay. It's not just a big grin. It's a BIG SILLY GRIN. Sampai Sunardi, kolega saya, kesel sendiri, dan menulis gini di Fesbuk saya: "berhentilah menjadi seorang ABG berusia 29 tahun, masih banyak realita lain dalam hidup ini selain dodol-dodol itu"

HUAHAHAHAHA...
Ah, biarin ah... Bodo ;p. Saya hepi ini kok...

Ada yang penasaran sama JADOJC? Salah seorang adek saya dengan baik hatinya bikin link lengkap di blognya untuk bisa membaca cerita saya *Makasih ya Sakuraaa…^_^*.


Coba deh, liat di link yang dibikinin Sakura ini.



Link untuk cerpen saya yang Acha dan Sang Burung Kenari Kuning juga bisa diliat disitu. Proyek ILYILYN yang ditampilkan Sakura disitu adalah link untuk yang versi blog dalam fansite, jadi navigasinya jauh lebih gampang untuk baca dari satu part ke part lainnya. Tinggal klik Next Post atau Previous Post di bagian bawah posting.


Kalo sempet, please have a look. And I would really appreciate it kalau anda bersedia memberikan kritik dan masukan. Karena saya tidak ingin JADOJC menjadi satu-satunya tulisan saya.


2 komentar:

  1. kak tami... hm, masalah yang sama... but, lanjut terus kak.


    tenang kalau kakak terus semangat yuli sih yakin banget tulisan kk g cuma JADOJC.. tapi akan lahir banyak tulisanlainnya like ILYILYN.. ^^

    BalasHapus
  2. kak ami, kok aku susah banget ya nyari yang JADOJC??? huhuhu

    BalasHapus