Sabtu, 30 Juni 2007

How Would You Describe Yourself?

(Originally Written : 17 Juni 2007)

Anyone who knows me rata-rata akan setuju bahwa aku tuh cerewet. Banget! Hmm…. Aku juga setuju dong… Entah kenapa, aku selalu punya komentar untuk apapun… Dari yang menyangkut kepentingan dunia, sampai dengan hal-hal paling gak penting di alam semesta.
Well, tapi kalo disuruh mendeskripsikan diriku sendiri, kayaknya bisa tergantung kondisinya juga sih… Secara umum, I would prefer to describe myself sebagai seorang miss-panic yang narsistik dan sarkastik… Kalo lagi main game, aku bisa berubah menjadi seseorang yang cerdas, tapi sombong dan licik. Change the situation menjadi suasana kerja di lab, dan aku yang malang ini akan berubah menjadi a silly woman with an embarassing level of stupidity. Tragedi jebakan gelas beker dan kaca arloji kemaren hanya salah satu contoh dari daftar panjang hal-hal konyol yang selalu menyertai perjalanan hidupku… Oh iya….. sebagian kecil dari tulisan ini kudedikasikan untuk salah satu teknisi kami yang super-duper jenius : K’Riza, for he was the only one who can fix the mess I’ve done! Iya sodara-sodara…secara ajaib, hanya dengan tepukan ringan (kali dia sambil ngerapel ilmu juga deh kayaknya)…Pluk! Terlepaslah si kaca arloji yang kemaren seharian penuh kami coba keluarkan dari tempatnya terjebak dengan penuh nestapa di dalam gelas beker. Hahaha…mungkin itulah gunanya Tuhan menciptakan orang-orang semacam K’ Riza, which is to fix all the mess that we, the stupid people, have done…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sabtu, 30 Juni 2007

How Would You Describe Yourself?

(Originally Written : 17 Juni 2007)

Anyone who knows me rata-rata akan setuju bahwa aku tuh cerewet. Banget! Hmm…. Aku juga setuju dong… Entah kenapa, aku selalu punya komentar untuk apapun… Dari yang menyangkut kepentingan dunia, sampai dengan hal-hal paling gak penting di alam semesta.
Well, tapi kalo disuruh mendeskripsikan diriku sendiri, kayaknya bisa tergantung kondisinya juga sih… Secara umum, I would prefer to describe myself sebagai seorang miss-panic yang narsistik dan sarkastik… Kalo lagi main game, aku bisa berubah menjadi seseorang yang cerdas, tapi sombong dan licik. Change the situation menjadi suasana kerja di lab, dan aku yang malang ini akan berubah menjadi a silly woman with an embarassing level of stupidity. Tragedi jebakan gelas beker dan kaca arloji kemaren hanya salah satu contoh dari daftar panjang hal-hal konyol yang selalu menyertai perjalanan hidupku… Oh iya….. sebagian kecil dari tulisan ini kudedikasikan untuk salah satu teknisi kami yang super-duper jenius : K’Riza, for he was the only one who can fix the mess I’ve done! Iya sodara-sodara…secara ajaib, hanya dengan tepukan ringan (kali dia sambil ngerapel ilmu juga deh kayaknya)…Pluk! Terlepaslah si kaca arloji yang kemaren seharian penuh kami coba keluarkan dari tempatnya terjebak dengan penuh nestapa di dalam gelas beker. Hahaha…mungkin itulah gunanya Tuhan menciptakan orang-orang semacam K’ Riza, which is to fix all the mess that we, the stupid people, have done…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar